Bandar Lampung, 27 Januari 2026 – telah dilaksanakan kegiatan pembuatan ecobrick di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-Jauharotun Naqiyyah, Bandar Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan bersama siswa kelas 3, 4, 5, dan 6, didampingi oleh ibu guru serta 13 mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pengelolaan sampah plastik serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan kunjungan dan koordinasi dengan pihak sekolah yang telah dilaksanakan pada hari Senin untuk meminta izin pelaksanaan kegiatan sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan sosialisasi ecobrick. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai dapat memberikan pembelajaran tambahan bagi siswa terkait kebersihan lingkungan dan pemanfaatan sampah anorganik.
Setelah mendapatkan izin dan dilakukan sosialisasi pada hari sebelumnya, kegiatan pada hari Selasa difokuskan pada praktik pembuatan ecobrick bersama para siswa. Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan pengertian ecobrick, manfaat ecobrick, serta dampak negatif sampah plastik apabila tidak dikelola dengan baik. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Pada hari pelaksanaan kegiatan, siswa telah membawa perlengkapan berupa botol plastik bekas, sampah plastik kering seperti bungkus makanan dan plastik kemasan, serta gunting, sehingga kegiatan dapat langsung dilanjutkan ke tahap praktik. Mahasiswa memberikan contoh langkah-langkah pembuatan ecobrick, mulai dari memastikan sampah dalam keadaan bersih dan kering hingga cara memadatkan plastik ke dalam botol.
Setelah penjelasan diberikan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan ecobrick. Siswa memasukkan potongan sampah plastik ke dalam botol kemudian memadatkannya menggunakan alat hingga botol terisi penuh dan keras. Selama proses berlangsung, mahasiswa dan ibu guru turut mendampingi siswa agar kegiatan berjalan dengan tertib dan aman.
Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya, bekerja sama dengan teman, serta bersemangat menyelesaikan ecobrick masing-masing. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan suasana belajar terasa menyenangkan.
Melalui kegiatan pembuatan ecobrick ini, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mampu memanfaatkan sampah anorganik menjadi sesuatu yang berguna. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan di lingkungan sekolah maupun di rumah.
