Bandar Lampung, 28 Januari 2026 – Dalam rangka memperkuat partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa, telah dilaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) yang diintegrasikan dengan pengenalan serta pembahasan program Koperasi Merah Putih. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun usulan prioritas pembangunan desa sekaligus membuka peluang kolaborasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh perangkat desa setempat, dilanjutkan dengan pemaparan tentang agenda Musrembang dan peran strategis Koperasi Merah Putih bagi perekonomian desa. Musrembang sendiri adalah forum musyawarah yang dilaksanakan untuk menghimpun aspirasi masyarakat dalam menentukan rencana pembangunan desa secara partisipatif.
Kegiatan dibuka oleh Pak Nimbang selaku Lurah Kalibalau Kencana yang menyampaikan pentingnya Musrembang sebagai mekanisme untuk menyusun prioritas pembangunan desa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Forum ini menjadi momen bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung dalam tahapan perencanaan.
Selanjutnya, peserta Musrembang secara aktif mengajukan berbagai usulan prioritas pembangunan, seperti perbaikan jalan desa, fasilitas umum, peningkatan akses pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi warga melalui koperasi desa. Setiap usulan kemudian dibahas bersama untuk menyelaraskan kebutuhan fisik pembangunan dengan rancangan implementasi program koperasi agar mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Setelah sesi diskusi, peserta menyepakati sejumlah prioritas pembangunan yang akan diajukan ke tingkat Musrenbang kecamatan serta rencana tindak lanjut integrasi program Musrembang dengan pengembangan Koperasi Merah Putih di desa. Kesepakatan ini menunjukkan komitmen warga untuk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi yang inklusif.
Melalui Musrembang yang menggabungkan agenda pembangunan fisik dan pengenalan koperasi desa ini, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk menentukan arah pembangunan secara holistik. Program Koperasi Merah Putih diterima sebagai salah satu strategi penting dalam memperkuat ekonomi desa, memberi peluang pendanaan tanpa riba, pemasaran produk lokal, serta menciptakan lapangan kerja bagi warga.
Kegiatan Musrembang yang dikombinasikan dengan pembahasan Koperasi Merah Putih ini menjadi langkah awal bagi masyarakat desa untuk merencanakan pembangunan secara partisipatif sekaligus membuka peluang ekonomi melalui koperasi berbasis desa.
