Pada hari Rabu, 28 Januari 2026 telah dilaksanakan kegiatan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan judul “Praktik Pembuatan Sabun Batang dengan Minyak Jelantah” yang mengusung tema “Pengolahan Bahan Lokal Menjadi Produk Rumah Tangga Fungsional”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Tugu dan diikuti oleh warga setempat, khususnya ibu-ibu rumah tangga. Program kerja ini menghadirkan empat orang pemateri, yaitu Ir. Salman Farisi, M.Si., Drs. Suratman Umar, M.Sc., Nida Lidya Susanti, S.Pd., M.Sc., dan Devi Eka Lestari, S.Si., M.Si, yang merupakan dosen pemateri.
Acara dimulai dengan rangkaian sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan mahasiswa KKN yang menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Dusun Tugu, Bapak Rosidin, yang secara resmi membuka kegiatan serta memberikan apresiasi atas terlaksananya program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengelolaan minyak jelantah. Para pemateri menjelaskan dampak negatif pembuangan minyak jelantah secara sembarangan terhadap lingkungan, serta potensi pemanfaatannya sebagai bahan baku pembuatan sabun batang yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Tahap selanjutnya adalah praktik pembuatan sabun batang dari minyak jelantah yang dipandu langsung oleh Ibu Nida Lidya Susanti, S.Pd., M.Sc., dan Devi Eka Lestari, S.Si., M.Si. Dalam sesi ini, pemateri menjelaskan alat dan bahan yang digunakan, langkah-langkah pembuatan sabun, serta aspek keamanan yang harus diperhatikan selama proses pembuatan.

Praktik pembuatan sabun tidak hanya dilakukan oleh pemateri, tetapi juga melibatkan perwakilan warga yang ikut mencoba secara langsung. Warga bersama ibu dosen melakukan pencampuran bahan hingga proses pencetakan sabun, sehingga peserta dapat memahami proses pembuatan secara nyata dan aplikatif.

Selama kegiatan praktik berlangsung, peserta terlihat antusias dan aktif bertanya mengenai teknik pembuatan, manfaat sabun, serta peluang pemanfaatan sabun minyak jelantah untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil. Interaksi yang terjalin menunjukkan adanya ketertarikan warga terhadap program yang dilaksanakan.
Setelah praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pendapat, serta kendala yang mungkin dihadapi apabila kegiatan pembuatan sabun diterapkan di rumah masing-masing. Pemateri memberikan penjelasan dan solusi atas pertanyaan yang diajukan.
Sebagai penutup kegiatan, panitia menyediakan tiga doorprize yang dibagikan kepada peserta melalui pengocokan nomor undian. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah semangat dan apresiasi kepada warga yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN, pemateri, perangkat dusun, dan warga yang hadir. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Dusun Tugu dalam mengolah bahan lokal menjadi produk rumah tangga yang fungsional dan ramah lingkungan.

