
Pengajaran — Mahasiswa KKN Pengajaran II melaksanakan kegiatan pembuatan tong sampah terpilah sebagai bagian dari program kerja Aksi Bersih Lingkungan Melalui Insinerator dan Mural Edukatif di Kelurahan Pengajaran. Kegiatan ini difokuskan pada pemanfaatan wadah cat bekas sebagai alternatif media penampungan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai guna.
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa KKN melakukan proses pembersihan dan pengecatan ulang (piloks) terhadap wadah cat bekas yang akan dijadikan tong sampah. Sebanyak enam buah kotak sampah berhasil dibuat dan diberi warna sesuai dengan klasifikasi jenis sampah. Dua kotak sampah berwarna hijau diperuntukkan bagi sampah organik, seperti sisa makanan dan dedaunan. Dua kotak sampah berwarna kuning digunakan untuk sampah anorganik, seperti plastik dan kemasan. Sementara itu, dua kotak sampah berwarna merah disiapkan untuk sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
Pemberian warna yang berbeda bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengenali dan memilah sampah, sekaligus mendukung edukasi pemilahan sampah sejak dini. Proses pengecatan dilakukan secara merata agar tong sampah terlihat lebih rapi, tahan lama, dan menarik secara visual.

Sebagai bagian dari pembuatan fasilitas pendukung, mahasiswa KKN Pengajaran II juga melakukan pengambilan bambu yang berada di samping Masjid Al Oesman. Bambu tersebut dimanfaatkan sebagai tiang tong sampah, yang berfungsi untuk menyangga dan menempatkan tong sampah agar berdiri kokoh, lebih mudah diakses oleh masyarakat, serta tidak bersentuhan langsung dengan tanah.

Bambu yang telah diambil kemudian diangkut ke posko KKN. Selanjutnya, bambu tersebut dipasang sebagai tiang penopang, yang disesuaikan dengan posisi dan ukuran tong sampah hasil pengecatan.
Seluruh rangkaian kegiatan pembuatan tong sampah ini dilaksanakan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN Pengajaran II. Kegiatan berjalan dengan lancar dan menunjukkan kerja sama yang baik antaranggota kelompok.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Pengajaran II berharap keberadaan tong sampah terpilah dengan tiang bambu dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan tertata di Kelurahan Pengajaran.
