
Mahasiswa KKN Tematik Universitas Lampung mengunjungi kediaman Ibu Suparti, salah satu warga Desa Bandung Baru Barat yang secara rutin memproduksi olahan singkong berupa oyek, pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mahasiswa untuk mengenal secara langsung praktik pengolahan pangan lokal yang masih dipertahankan oleh masyarakat desa hingga saat ini. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN mengeksplorasi tahapan pengolahan singkong menjadi oyek secara lebih mendalam. Proses pengolahan diamati mulai dari pemilihan bahan baku singkong, tahapan pengeringan, hingga pengolahan lanjutan sebelum oyek siap digunakan sebagai bahan pangan.
Mahasiswa juga berdiskusi langsung dengan Ibu Suparti mengenai teknik pengolahan yang diterapkan, termasuk cara menjaga kualitas produk agar tetap layak konsumsi. Selain mengamati proses produksi, mahasiswa KKN memperoleh gambaran mengenai peran oyek sebagai pangan alternatif yang telah lama dikenal oleh masyarakat. Oyek tidak hanya menjadi bagian dari konsumsi rumah tangga, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan singkong sebagai komoditas utama desa. Praktik pengolahan yang dilakukan secara sederhana menunjukkan bagaimana pengetahuan tradisional masih relevan dan memiliki nilai ekonomi serta ketahanan pangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Universitas Lampung mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi olahan singkong tradisional di Desa Bandung Baru Barat. Pengalaman lapangan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam merancang program kerja lanjutan yang selaras dengan potensi pangan lokal dan kebutuhan nyata masyarakat desa.
