Sabah Balau, 28 Januari 2026 – Pada hari ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan pengumpulan botol plastik dan sampah plastik sebagai bagian dari persiapan program kerja ECOBRICK. Kegiatan ini dilakukan dengan menyusuri lingkungan sekitar Desa Sabah Balau, mulai dari area posko, halaman rumah warga, hingga beberapa titik yang sering menjadi tempat penumpukan sampah plastik. Sampah yang dikumpulkan berupa botol plastik bekas, kemasan makanan ringan, plastik kemasan minuman, serta plastik sekali pakai lainnya yang masih dapat dimanfaatkan.
Setelah proses pengumpulan selesai, mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan pembersihan botol plastik yang telah ditemukan. Botol-botol tersebut dicuci menggunakan air hingga bersih dari sisa minuman, kotoran, maupun bau yang menempel. Proses pembersihan ini bertujuan agar botol dalam kondisi higienis, kering, dan layak digunakan sebagai wadah ecobrik, sehingga kualitas ecobrik yang dihasilkan menjadi lebih baik dan tahan lama.

Selanjutnya, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan memilah dan membersihkan sampah plastik yang telah terkumpul. Sampah plastik dipisahkan dari kotoran, kemudian dikeringkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam botol. Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama sehingga tercipta suasana gotong royong, kebersamaan, serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.
Setelah semua bahan siap, mahasiswa mulai melakukan proses pembuatan ecobrik, yaitu dengan memasukkan sampah plastik ke dalam botol plastik satu per satu, kemudian dipadatkan menggunakan alat sederhana hingga botol benar-benar terisi penuh dan keras. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran agar ecobrik yang dihasilkan memiliki kepadatan yang optimal dan dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan rangka atau media bangunan ramah lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk persiapan teknis program kerja, tetapi juga menjadi media pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menyadari bahwa sampah plastik yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata masih dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, bernilai guna, serta memiliki dampak positif bagi lingkungan.

Melalui program ECOBRICK ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Desa Sabah Balau terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mengurangi permasalahan sampah plastik di desa serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan ke depannya.
