Waringinsari Timur, 30 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Lampung melaksanakan program kerja bertajuk “Penguatan Kapasitas UMKM melalui Edukasi Digital Marketing, Digital Payment, dan Pengenalan Produk Olahan MOCAF” yang diselenggarakan di Balai Desa Pekon Waringinsari Timur. Kegiatan ini ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha berbasis potensi lokal di tengah perkembangan ekonomi digital.
Program ini dirancang untuk menjawab tantangan yang dihadapi UMKM desa, khususnya keterbatasan pemahaman mengenai pemasaran digital, sistem pembayaran non-tunai, serta proses administratif dalam pendaftaran sertifikat halal. Melalui pendekatan edukatif dan pendampingan langsung, mahasiswa KKN-T berupaya membantu UMKM agar lebih adaptif terhadap perubahan pasar dan regulasi yang berlaku.
Bentuk kegiatan yang dilaksanakan meliputi pendampingan pendaftaran sertifikat halal, sosialisasi digital marketing, pengenalan digital payment, serta pengenalan inovasi produk olahan berbahan dasar tepung MOCAF, yaitu cookies, sebagai media edukasi. Materi disampaikan secara bertahap dan aplikatif agar mudah dipahami serta dapat langsung diterapkan oleh para pelaku UMKM dalam kegiatan usahanya.

Dalam aspek sertifikasi halal, kegiatan ini didampingi langsung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). BPJPH melakukan survei langsung ke lokasi produksi UMKM untuk memastikan proses produksi memenuhi standar kehalalan, mulai dari bahan baku, alat produksi, hingga alur pengolahan produk. Pendampingan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya sertifikat halal sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus peningkatan kepercayaan pasar.
Pada sesi digital marketing, peserta diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi produk, strategi pemasaran sederhana, serta pentingnya visual produk dan konsistensi branding. Sementara itu, pada sesi digital payment, peserta diperkenalkan dengan berbagai metode pembayaran non-tunai yang dapat memudahkan transaksi, memperluas jangkauan konsumen, dan meningkatkan profesionalisme usaha.
Pengenalan produk olahan MOCAF berupa cookies menjadi bagian penting dalam kegiatan ini sebagai contoh konkret pengembangan produk berbasis bahan lokal. Melalui inovasi ini, peserta diajak melihat peluang diversifikasi usaha dan nilai tambah yang dapat dihasilkan dari tepung MOCAF sebagai alternatif tepung terigu. Kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya lokal desa untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi, pertanyaan seputar pemasaran digital, serta ketertarikan terhadap proses sertifikasi halal dan inovasi produk. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas UMKM Desa Waringinsari Timur dalam mengelola usaha secara lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
Melalui program Penguatan Kapasitas UMKM, mahasiswa KKN-T Universitas Lampung berharap dapat berkontribusi dalam mendorong transformasi UMKM desa menuju usaha yang lebih kompetitif, berdaya saing, serta mampu memanfaatkan teknologi digital dan potensi lokal secara optimal.
