Kemiling Permai, 31 Januari 2026 – Sebagai bagian dari program penguatan karakter dan literasi lingkungan sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan edukasi pemilahan sampah secara interaktif dalam rangkaian program “Pondok Cerdas Berkarakter”. Kegiatan yang melibatkan sekitar 20 anak usia 6-12 tahun dari Lingkungan Kemiling Permai ini dirancang dengan metode pembelajaran aktif melalui permainan stiker matching untuk menanamkan pemahaman dasar tentang klasifikasi dan pengelolaan sampah.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi singkat dan menarik mengenai tiga jenis sampah utama: organik (sisa makanan, daun), anorganik (plastik, kertas, logam), dan B3 (baterai, obat kadaluarsa). Materi disampaikan menggunakan media visual kartun dan contoh benda nyata agar mudah dipahami anak-anak. Selanjutnya, dilakukan simulasi interaktif di mana anak-anak dibagi menjadi lima kelompok dan masing-masing diberikan satu set stiker bergambar berbagai jenis sampah (misal: gambar botol plastik, kulit pisang, kaleng, kertas, baterai) serta poster besar berkolom tiga kategori sampah.
Anak-anak secara berkelompok menempelkan stiker pada kolom yang sesuai dengan jenis sampahnya. Proses ini disertai dengan bimbingan dan kuis spontan dari mahasiswa KKN untuk memperkuat pemahaman. Misalnya, saat seorang anak menempelkan stiker botol plastik di kolom anorganik, fasilitator bertanya, “Mengapa botol plastik bukan sampah organik?” dan memberikan penjelasan tentang waktu urainya yang sangat panjang. Suasana menjadi ceria dan kompetitif saat setiap kelompok berlomba menyelesaikan tugas dengan tepat dan cepat. Setelah sesi permainan, dilakukan refleksi dan penguatan pesan tentang pentingnya memilah sampah sejak dari rumah serta dampaknya bagi lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya berhasil mentransfer pengetahuan, tetapi juga mengasah keterampilan kognitif, motorik halus, dan kerja sama tim anak-anak. Metode pembelajaran interaktif seperti ini terbukti efektif menanamkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab terhadap lingkungan dan kedisiplinan. Melalui kegiatan ini, Pondok Cerdas Berkarakter kembali menegaskan perannya sebagai ruang tumbuh kembang anak yang holistik, di mana pendidikan karakter dan kecakapan hidup diajarkan dengan cara yang menyenangkan dan kontekstual.
