January, 31 2026
Pada hari ke-23 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung, seluruh anggota kelompok kami melaksanakan kegiatan rutin harian yang diawali dengan kegiatan senam pagi bersama warga dan anggota KKN sebagai bentuk peningkatan kebugaran jasmani dan pemupuk rasa kebersamaan antaranggota serta masyarakat setempat. Kegiatan senam pagi dilaksanakan di area balai lingkungan dengan penuh semangat, dipandu oleh instruktur dari warga dan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempererat hubungan sosial sekaligus menanamkan kebiasaan hidup sehat di lingkungan desa.


Setelah kegiatan senam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salah satu program kerja unggulan kelompok yaitu program alarm banjir berbasis Internet of Things (IoT), yang merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana dan peningkatan ketahanan komunitas terhadap risiko banjir di wilayah kelurahan. Pada hari ini, kegiatan difokuskan pada pengujian lapangan perangkat alarm banjir yang telah dirakit, meliputi pengecekan sensor ketinggian air, konektivitas modul IoT, serta integrasi sistem dengan aplikasi monitoring yang dapat memberikan notifikasi secara real-time kepada perangkat ponsel pintar petugas dan warga.
Seluruh anggota tim KKN secara kolaboratif melakukan uji coba alat di beberapa titik yang rawan terjadinya genangan air saat hujan lebat, sambil mencatat hasil pembacaan sensor dan menyusun laporan pengamatan teknis sebagai dasar evaluasi lanjutan. Dalam proses ini, mahasiswa turut berdiskusi dengan perangkat kelurahan dan warga tentang pentingnya teknologi sederhana untuk peringatan dini bencana, serta merespons berbagai masukan agar sistem alarm banjir berbasis IoT dapat lebih optimal dan adaptif terhadap kondisi lingkungan.
Kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta, di mana pelaksanaan senam pagi membangkitkan semangat dan kesiapan fisik tim sebelum fokus pada pelaksanaan program kerja teknis. Dengan dilaksanakannya uji coba alarm banjir berbasis IoT pada hari ke-23 ini, tim KKN berharap dapat terus menyempurnakan sistem dalam rangka memberikan kontribusi nyata terhadap mitigasi risiko banjir di masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kolaborasi teknologi dan partisipasi komunitas.



