
KOTA KARANG, BANDAR LAMPUNG – Menjelang puncak program kerja unggulan, kelompok KKN Universitas Lampung (UNILA) di Kelurahan Kota Karang menggelar diskusi koordinasi intensif pada hari kedua puluh tiga, Sabtu (31/1/2026). Kedua kelompok KKN di kelurahan ini, yaitu Kelompok Kota Karang 1 dan 2, bersama-sama mematangkan persiapan untuk program kolaborasi besar: penanaman mangrove atau “Bakau Berdaya” di wilayah pesisir Pulau Pasaran.
Pertemuan difokuskan untuk menyelaraskan seluruh tahap persiapan yang telah berjalan dan memastikan kesiapan logistik serta teknis. Diskusi mencakup ketersediaan bibit mangrove yang akan ditanam, penyiapan waring (pelindung bibit), desain dan pencetakan banner serta materi publikasi, serta pembagian peran dan tanggung jawab selama pelaksanaan. Koordinasi juga membahas aspek partisipasi masyarakat, keselamatan, dan metode penanaman yang tepat.
Rapat koordinasi dilakukan di posko kelompok KKN Kota Karang 2 yang disepakati bersama di wilayah Kelurahan Kota Karang pada hari Sabtu, 31 Januari 2026. Lokasi penanaman nantinya akan berada di area pesisir laut di Pulau Pasaran.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara seluruh anggota Kelompok KKN UNILA Kota Karang 1 dan Kota Karang 2, yang bertindak sebagai penggagas dan pelaksana utama. Persiapan juga melibatkan koordinasi dengan pihak kelurahan, kelompok masyarakat Pulau Pasaran, dan pihak terkait lain yang mendukung suplai bibit dan perizinan.
Penanaman mangrove memiliki manfaat ekologis dan ekonomi jangka panjang. Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pantai dari abrasi dan tsunami, sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung produktivitas perikanan. Program ini juga mendorong partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan pesisir mereka sendiri.
Hingga saat ini, persiapan logistik seperti pengadaan bibit, waring, dan bahan pendukung telah masuk tahap final. Diskusi hari ini berhasil menyusun timeline yang jelas dan membagi tugas operasional untuk memastikan program berjalan efektif, aman, dan melibatkan partisipasi maksimal dari warga. Semua pihak berkomitmen untuk mewujudkan aksi nyata pelestarian lingkungan ini.
Dengan koordinasi yang solid ini, kedua kelompok KKN UNILA siap mengimplementasikan “Bakau Berdaya” sebagai legacy hijau yang tidak hanya bermanfaat bagi ekosistem, tetapi juga sebagai simbol keberhasilan kolaborasi dalam pengabdian kepada masyarakat Kelurahan Kota Karang.
