
Kegiatan survei tempat dan alat bahan insinerator dilaksanakan untuk mengidentifikasi lokasi yang sesuai serta kesiapan sarana pendukung sebelum proses pembangunan dan pengoperasian dilakukan. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, lokasi yang dipilih memiliki akses yang cukup mudah dijangkau oleh kendaraan pengangkut material, serta berada pada area yang relatif terbuka sehingga memudahkan proses distribusi bahan dan pengawasan kegiatan. Selain itu, kondisi lingkungan sekitar masih memungkinkan untuk dilakukan penataan ulang agar sesuai dengan standar keselamatan kerja dan prinsip pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.
Survei juga mencakup pendataan alat dan bahan yang diperlukan, seperti bata ringan (hebel), semen, serta peralatan kerja pendukung lainnya. Material yang tersedia di lokasi menunjukkan bahwa sebagian kebutuhan konstruksi telah dipersiapkan dengan baik, terutama bahan utama untuk pembangunan struktur insinerator. Ketersediaan alat angkut sederhana dan keterlibatan masyarakat setempat dalam proses pemindahan bahan menjadi faktor pendukung penting dalam mempercepat tahapan persiapan pembangunan. Hal ini menunjukkan adanya kolaborasi antara tim pelaksana dan warga dalam mendukung program pengelolaan limbah secara terpadu.
Secara keseluruhan, hasil survei menunjukkan bahwa lokasi dan kesiapan alat serta bahan telah memenuhi persyaratan awal untuk pembangunan insinerator. Temuan ini menjadi dasar perencanaan teknis selanjutnya, termasuk penentuan tata letak bangunan, alur kerja operasional, serta langkah-langkah mitigasi risiko terhadap lingkungan sekitar. Dengan adanya survei ini, diharapkan proses pembangunan dan pemanfaatan insinerator dapat berjalan lebih efektif, aman, dan sesuai dengan tujuan peningkatan kualitas pengelolaan limbah di wilayah tersebut.
