Sabah Balau, 30 Januari 2026 – Pada hari ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan lanjutan dari program kerja ECOBRICK, yaitu perakitan kerangka ecobrik dan pengecatan botol plastik yang telah diisi dengan sampah plastik. Kegiatan ini merupakan tahap penting dalam proses pembuatan ecobrik, karena kerangka akan menjadi struktur utama, sedangkan pengecatan bertujuan untuk memperindah tampilan ecobrik agar lebih menarik dan estetis.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa membagi diri menjadi dua tim agar seluruh pekerjaan dapat berjalan secara efektif dan selesai tepat waktu. Pembagian tim ini dilakukan untuk memaksimalkan waktu serta tenaga, sehingga setiap tahapan kegiatan dapat dikerjakan secara fokus dan terkoordinasi dengan baik. Kerja sama antar anggota kelompok menjadi kunci utama dalam kelancaran kegiatan hari ini.
Tim pertama melaksanakan perakitan kerangka ecobrik yang bertempat di kediaman Bapak Pandi selaku Kepala Dusun 3 Desa Sabah Balau. Dalam kegiatan ini, mahasiswa merangkai kerangka menggunakan bahan yang telah disiapkan sebelumnya sesuai dengan sketsa yang telah dibuat. Proses perakitan dilakukan dengan teliti agar kerangka kuat, kokoh, dan dapat menopang susunan ecobrik dengan baik.
Sementara itu, tim kedua melaksanakan pengecatan botol plastik (ecobrik) yang bertempat di halaman Balai Desa Sabah Balau. Botol-botol ecobrik dicat menggunakan warna-warna cerah agar tampil lebih menarik, rapi, dan memiliki nilai estetika. Proses pengecatan ini juga bertujuan untuk menambah daya tarik visual sehingga ecobrik dapat berfungsi tidak hanya sebagai media ramah lingkungan, tetapi juga sebagai elemen dekoratif.

Dalam kegiatan pengecatan tersebut, mahasiswa KKN turut didampingi langsung oleh Bapak Kepala Desa Sabah Balau. Kehadiran Bapak Kepala Desa memberikan semangat tersendiri bagi mahasiswa, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata dari pemerintah desa terhadap pelaksanaan program kerja ECOBRICK. Pendampingan ini juga menjadi wujud sinergi antara mahasiswa dan aparatur desa dalam menciptakan inovasi berbasis lingkungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap hasil ecobrik yang dibuat dapat menjadi contoh nyata pemanfaatan sampah plastik menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengedukasi masyarakat Desa Sabah Balau untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah serta mendorong terciptanya lingkungan desa yang bersih, kreatif, dan berkelanjutan.

