Berangkat dari kekhawatiran masyarakat terhadap tingginya risiko kecelakaan di tikungan tajam, Kelompok KKN Kelurahan Perwata 2 melakukan inisiatif pemasangan kaca cembung jalan. Berdasarkan survei lapangan, ditemukan beberapa titik blind spot atau titik buta yang sering kali membuat pengendara dari arah berlawanan tidak terlihat satu sama lain. Program ini dimulai dengan persiapan teknis yang matang, mulai dari penentuan titik lokasi yang paling krusial hingga perakitan tiang penyangga yang kokoh agar alat dapat berfungsi maksimal dalam jangka waktu lama.

Setelah titik lokasi ditetapkan, persiapan beralih ke ranah teknis dan pengadaan material. Mahasiswa secara teliti menyiapkan perangkat kaca cembung berkualitas tinggi bersama dengan tiang penyangga berbahan besi galvanis agar tahan terhadap cuaca ekstrem. Proses ini juga melibatkan perakitan komponen pendukung, seperti baut pengunci dan pengecekan kelenturan bingkai kaca, guna memastikan alat tersebut tidak mudah bergeser atau rusak setelah diletakkan di lokasi yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi.

Selain persiapan fisik alat, kelompok KKN Perwata 2 juga melakukan koordinasi intensif dengan perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat setempat untuk mematangkan rencana peletakan. Sosialisasi singkat dilakukan guna memberikan gambaran kepada warga mengenai fungsi teknis kaca tersebut serta meminta izin terkait lahan yang akan digunakan sebagai titik tumpu tiang. Persiapan yang komprehensif ini dilakukan sebagai fondasi utama agar saat eksekusi peletakan nanti, seluruh komponen keselamatan jalan dapat terpasang dengan presisi dan memberikan dampak maksimal bagi pengguna jalan.
