Day 27 kami mulai dari pagi dengan urusan administrasi di kantor kelurahan. Kami datang membawa surat undangan pemaparan program kerja yang sudah kami rapikan ulang. Di hari sebelumnya undangan memang sudah kami urus, tetapi pihak kelurahan meminta penyesuaian format agar sesuai dengan ketentuan administrasi. Jadi pagi ini kami kembali dengan versi yang sudah diperbaiki untuk meminta tanda tangan lurah supaya suratnya resmi dan siap digunakan saat pemaparan progja nanti.
Sesampainya di kelurahan, suasananya cukup ramai seperti biasanya. Ada warga yang mengurus keperluan, ada perangkat kelurahan yang sedang bekerja, dan kami menunggu giliran sambil memastikan berkasnya rapi. Sambil menunggu, kami mengecek ulang isi suratnya, memastikan judul kegiatan, waktu, tempat, serta tujuan undangan sudah jelas, dan bagian yang diminta dibenahi kemarin sudah benar. Setelah berkas diperiksa, kami menyampaikan maksud secara singkat dan menyerahkan surat undangan tersebut. Setelah ditandatangani dan dipastikan lengkap, kami langsung menyimpannya dengan rapi, membuat salinan untuk arsip tim, dan mendokumentasikan sebagai bukti administrasi.

Setelah urusan tanda tangan selesai, kami melanjutkan persiapan pemasangan peta mitigasi bencana banjir yang menjadi salah satu luaran program kerja mitigasi. Kami mengecek kembali peta yang sudah dibuat dari hasil survei titik genangan, memastikan tulisannya mudah dibaca, penanda lokasi jelas, dan informasi di dalamnya tidak membingungkan. Kami juga menyiapkan perlengkapan pemasangan agar saat dipajang hasilnya rapi dan kuat. Kami memilih lokasi pemasangan yang strategis di kelurahan karena peta ini ditujukan untuk warga dan perangkat kelurahan, jadi harus ditempatkan di area yang sering dilewati dan gampang dilihat.

Menjelang sore, kami mulai proses pemasangan peta mitigasi banjir di kelurahan. Waktu sore kami pilih karena suasananya lebih longgar dan lebih banyak warga yang melintas, sehingga peta yang dipasang bisa langsung terlihat. Saat pemasangan, kami mengatur posisi peta pada ketinggian yang nyaman dibaca, memastikan sudut-sudutnya menempel rapat dan tidak mudah terlepas. Setelah peta terpasang, beberapa warga yang lewat sempat memperhatikan dan ada yang bertanya tentang tanda-tanda yang ada di peta. Kami menjelaskan secara singkat bahwa peta tersebut merupakan hasil pemetaan dari survei lapangan, sehingga bisa menjadi acuan awal untuk kewaspadaan saat hujan deras, terutama di area yang sering mengalami genangan.
Setelah itu kami mengambil dokumentasi pemasangan dari beberapa sudut agar peta terlihat jelas untuk laporan akhir. Kami juga mengecek ulang kekuatan tempelan dan memastikan peta tidak mengganggu jalur orang yang lewat. Day 27 terasa bermakna karena di hari yang sama kami menuntaskan urusan administrasi undangan pemaparan progja sampai resmi ditandatangani lurah, lalu pada sore harinya kami memasang peta mitigasi banjir sebagai luaran yang bisa dilihat dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat Kelurahan Segala Mider.
