Ada yang baru di tikungan jalan kelurahan Perwata pekan ini. Bukan sekadar spanduk, melainkan sebuah cermin cembung berkilau atau convex mirror yang kini berdiri tegak. Ini adalah buah inisiatif dari para mahasiswa KKN Perwata 2 yang peduli dengan keselamatan berkendara warga setempat.
Selama ini, tikungan tajam di wilayah tersebut memang dikenal cukup “menantang”. Jarak pandang yang terbatas atau blind spot seringkali membuat pengendara motor maupun mobil harus ekstra jantung berdebar saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan.
Proses pemasangan ini tidak dilakukan sendirian. Suasana guyub sangat terasa karena aksi ini dihadiri langsung oleh Bapak Lurah beserta ketua RT setempat. Kehadiran para pimpinan wilayah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program kerja yang diusung mahasiswa KKN Perwata 2.

Pemasangan dilakukan secara gotong royong. Mahasiswa KKN Perwata 2 tampak bahu-membahu bersama warga memastikan posisi cermin berada pada sudut (angle) yang tepat agar cakupan pandangannya maksimal.

Dengan adanya convex mirror ini, diharapkan pengendara bisa melihat kendaraan dari arah berlawanan lebih awal, dan mengurangi risiko tabrakan “adu kambing” di area titik buta.
Sambil memasang, para mahasiswa juga sempat berbincang santai dengan warga yang lewat, mengingatkan mereka untuk tetap menjaga fasilitas umum tersebut agar tidak rusak atau tertutup tanaman.
Aksi nyata KKN Perwata 2 ini membuktikan bahwa solusi untuk masalah keamanan warga tidak harus selalu rumit, tapi harus tepat sasaran. Kini, warga bisa melintasi tikungan dengan perasaan yang lebih tenang dan aman.

