Sabtu, 31 Januari 2026, mahasiswa KKN Tematik Universitas Lampung (Unila) Desa Adiluwih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Digitalisasi UMKM serta Pengolahan Tepung Mocaf menjadi Produk Moejoel (Mocaf Cendol). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja utama KKN yang bertujuan untuk mendorong pengembangan UMKM dan pemanfaatan potensi pangan lokal di Desa Adiluwih.
Sosialisasi digitalisasi UMKM difokuskan pada pengenalan sistem pembayaran QRIS kepada para pelaku UMKM. Mahasiswa KKN Tematik Unila memberikan penjelasan mengenai manfaat penggunaan QRIS, seperti kemudahan transaksi, keamanan pembayaran, serta peluang memperluas jangkauan konsumen. Selain itu, mahasiswa juga membantu pelaku UMKM dalam proses pembuatan QRIS agar dapat langsung digunakan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Melalui kegiatan digitalisasi ini, mahasiswa berharap UMKM di Desa Adiluwih dapat lebih siap mengikuti perkembangan teknologi dan kebiasaan masyarakat yang mulai beralih ke sistem pembayaran non-tunai. Digitalisasi UMKM dinilai penting untuk meningkatkan profesionalitas usaha serta mendukung keberlanjutan dan daya saing UMKM lokal.
Selain membahas digitalisasi, kegiatan ini juga mengangkat potensi tepung mocaf sebagai bahan pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai jual. Mahasiswa KKN Tematik Unila memperkenalkan tepung mocaf kepada masyarakat sebagai alternatif bahan baku yang mudah diolah dan memiliki peluang usaha yang menjanjikan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga mendemonstrasikan salah satu produk turunan dari tepung mocaf, yaitu Moejoel (Mocaf Cendol). Resep Moejoel yang dibagikan merupakan hasil percobaan dan pengembangan yang telah dilakukan sebelumnya oleh mahasiswa. Masyarakat diperkenalkan pada proses pembuatan, cita rasa, serta potensi Moejoel sebagai produk yang dapat dijadikan ide usaha.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Unila Desa Adiluwih berharap masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dapat memperoleh pengetahuan baru baik dalam hal digitalisasi usaha maupun inovasi produk pangan lokal. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong munculnya ide-ide usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memajukan UMKM Desa Adiluwih secara berkelanjutan.
