BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) 2026 merealisasikan program kerja fisik berupa pemasangan plang nama jalan dan penunjuk arah di wilayah Kelurahan Tanjung Agung Raya, Rabu (04/02/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini merupakan hasil kolaborasi aktif antara mahasiswa dengan pihak kelurahan, di mana proses instalasi di lapangan turut dibantu secara langsung oleh jajaran Ketua Lingkungan dan Ketua RT setempat guna memastikan ketepatan titik lokasi pemasangan.
Program kerja ini dinilai sangat krusial karena beberapa penanda jalan di wilayah tersebut sebelumnya telah hilang atau dalam kondisi rusak. Secara keseluruhan, terdapat 6 unit plang yang dipasang secara serentak di beberapa lokasi strategis. Empat plang di antaranya merupakan penanda untuk Jalan Rajawali II, Jalan Murai, Jalan Cendrawasih II, dan Jalan Beo. Sementara itu, dua unit lainnya difokuskan sebagai penunjuk arah menuju Kantor Kelurahan Tanjung Agung Raya yang ditempatkan di sepanjang Jalan Murai. Papan informasi tersebut menyertakan keterangan jarak yang akurat, yakni sejauh 130 meter dari salah satu jalur masuk dan 70 meter dari jalur masuk lainnya pada jalan yang sama, demi memudahkan akses masyarakat dari berbagai arah.


Dalam proses pengerjaannya, mahasiswa telah melakukan serangkaian persiapan teknis secara mandiri. Plang yang sebelumnya telah melalui tahap pengelasan dan pengecatan dasar, dirapikan kembali menggunakan cat semprot (pilox) berwarna putih untuk bagian tulisannya. Penggunaan cetakan pola atau template desain khusus memastikan setiap label nama jalan tampak rapi, presisi, dan memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi agar mudah dikenali oleh pengendara maupun pejalan kaki dari jarak jauh.
Sinergi antara mahasiswa KKN Unila dan perangkat lingkungan dalam pengadaan 6 unit plang ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keteraturan aksesibilitas di Kelurahan Tanjung Agung Raya. Dengan adanya infrastruktur informasi yang lebih memadai, navigasi lingkungan di wilayah tersebut kini menjadi lebih tertib, informatif, dan memudahkan mobilisasi warga maupun pengunjung yang datang.


