
Sukarame II, 4 Februari 2026 – Memasuki hari ke-27, mahasiswa KKN Unila Kelurahan Sukarame II melaksanakan serangkaian agenda krusial yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, hingga mitigasi bencana pada Rabu (4/2).
Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB dengan kunjungan ke SDN 1 Sukarame II. Kedatangan tim mahasiswa bertujuan untuk menyerahkan plakat sebagai simbol terima kasih dan kenang-kenangan atas kerja sama yang luar biasa dalam menyukseskan rangkaian program kerja KKN, khususnya Aksi Gizi yang telah dilaksanakan sebelumnya serta rangkaian kegiatan sosialisasi yang sudah dilaksanakan sebanyak 4 kali dalam waktu 2 minggu. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SDN 1 Sukarame II, Bapak Heri Risdiyanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya. Beliau menghaturkan ucapan terima kasih atas kontribusi mahasiswa, permohonan maaf atas segala kekurangan selama bekerja sama, serta harapan agar nilai-nilai positif yang dibawa mahasiswa dapat terus berlanjut bagi para siswa.

Setelah agenda di sekolah selesai, mahasiswa KKN bergegas menuju Posyandu setempat. Di sana, mahasiswa turut berpartisipasi dalam seremoni penyerahan bantuan alat kesehatan berupa 3 buah timbangan bayi yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas. Keterlibatan mahasiswa ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan fasilitas layanan kesehatan dasar bagi balita di Kelurahan Sukarame II agar pemantauan tumbuh kembang anak menjadi lebih akurat.

Setelah dari Posyandu, mahasiswa KKN melaksanakan salah satu program kerja vital, yaitu Penyerahan Peta Rawan Longsor Desa Sukarame II. Peta hasil kajian lapangan mahasiswa ini diserahkan langsung kepada Lurah Sukarame II, Bapak Angga Dwiyansyah, S.Sos., M.M. Peta tersebut kemudian langsung dipasang di Kantor Kelurahan sebagai sumber informasi strategis bagi perangkat desa dan masyarakat dalam upaya kewaspadaan bencana di titik-titik rawan.
Tak berhenti di situ, semangat pengabdian berlanjut pada sore hari di Posko KKN. Mahasiswa mulai melakukan persiapan teknis untuk program keselamatan jalan dengan menyiapkan material berupa semen, pasir, dan kerikil. Material ini digunakan untuk melakukan pengecoran tiang reflektor jalan yang telah dirakit sebelumnya. Proses pengecoran ini dilakukan dengan teliti guna memastikan tiang memiliki fondasi yang kuat sebelum dijadwalkan untuk dipasang di titik-titik rawan pada esok siang.

Rangkaian kegiatan hari ini mencerminkan keseimbangan antara aspek formal, sosial, dan infrastruktur fisik dalam upaya meninggalkan jejak manfaat yang menyeluruh bagi masyarakat Desa Sukarame II.
