Bumi Raya, Minggu, 25 Januari 2026
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta upaya pencegahan bencana hidrometeorologi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bumi Raya PM melaksanakan kegiatan persiapan penanaman pucuk merah dan ketapang kencana sebagai bagian dari mitigasi banjir dan longsor di wilayah Kelurahan Bumi Raya. Kegiatan ini merupakan tahapan awal sebelum pelaksanaan penanaman yang direncanakan pada lokasi-lokasi strategis di lingkungan masyarakat.
Kegiatan persiapan penanaman ini melibatkan mahasiswa KKN yang melakukan koordinasi dengan aparat lingkungan setempat terkait penentuan lokasi penanaman, jumlah bibit, serta teknis pelaksanaan kegiatan. Persiapan dilakukan secara bertahap, mulai dari pendataan kebutuhan bibit, pengecekan kondisi lahan, hingga perencanaan pembagian tugas agar kegiatan penanaman dapat berjalan dengan tertib dan optimal.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN mempersiapkan bibit pucuk merah (Syzygium oleana) dan ketapang kencana (Terminalia mantaly) yang akan ditanam. Tanaman pucuk merah merupakan jenis tanaman hias yang memiliki perakaran cukup kuat dan rimbun, sehingga mampu membantu meningkatkan daya serap air ke dalam tanah. Selain berfungsi sebagai tanaman penghijauan, pucuk merah juga memiliki nilai estetika yang baik untuk memperindah lingkungan.
Sementara itu, ketapang kencana merupakan tanaman peneduh dengan sistem perakaran yang menyebar dan kuat. Tanaman ini mampu menahan erosi tanah serta membantu menjaga kestabilan struktur tanah, terutama di area yang rawan genangan air dan longsor. Daun ketapang kencana yang lebar juga berperan dalam memperlambat aliran air hujan ke permukaan tanah, sehingga mengurangi limpasan air secara langsung.
Agenda persiapan penanaman pucuk merah dan ketapang kencana ini dikategorikan sebagai kegiatan mitigasi banjir dan longsor karena penanaman tanaman dengan perakaran yang baik dapat meningkatkan daya serap tanah terhadap air hujan, mengurangi aliran permukaan (runoff), serta membantu menahan struktur tanah agar tidak mudah terkikis. Dengan demikian, risiko terjadinya banjir dan longsor di lingkungan sekitar dapat diminimalkan.
Selain aspek mitigasi bencana, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan lingkungan sebagai langkah preventif dalam menghadapi perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Mahasiswa KKN berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan pemicu bagi masyarakat untuk turut menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam.
Selama kegiatan persiapan berlangsung, mahasiswa KKN melakukan diskusi dan evaluasi terkait teknis pelaksanaan penanaman, termasuk jarak tanam, pemeliharaan awal, serta keterlibatan masyarakat dalam proses penanaman dan perawatan tanaman. Kegiatan persiapan ini berjalan dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Sebagai penutup, mahasiswa KKN Desa Bumi Raya PM menyampaikan komitmen untuk melanjutkan kegiatan ini ke tahap penanaman dan pemeliharaan tanaman secara berkelanjutan. Diharapkan, melalui kegiatan penanaman pucuk merah dan ketapang kencana ini, lingkungan Kelurahan Bumi Raya menjadi lebih hijau, asri, dan memiliki daya dukung yang lebih baik dalam menghadapi potensi banjir dan longsor.
