Waringinsari Timur, 29 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan persiapan program kerja bertajuk “Pengenalan Produk Olahan dari Tepung MOCAF” yang bertempat di Balai Pekon Waringinsari Timur. Kegiatan persiapan ini merupakan tahapan awal yang penting dalam rangka memastikan seluruh rangkaian program dapat terlaksana secara sistematis, terarah, dan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan, yaitu memperkenalkan pemanfaatan tepung MOCAF sebagai bahan pangan alternatif yang memiliki nilai gizi dan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Persiapan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari koordinasi internal antaranggota mahasiswa KKN terkait pembagian tugas dan tanggung jawab, pengecekan kesiapan bahan baku, serta penyiapan alat-alat yang akan digunakan dalam proses demonstrasi pengolahan produk. Selain itu, mahasiswa juga melakukan penataan lokasi kegiatan di Balai Pekon agar kegiatan nantinya dapat berlangsung dengan tertib, nyaman, dan mudah diikuti oleh masyarakat yang hadir. Tahap persiapan ini menjadi bagian penting untuk meminimalkan kendala teknis saat pelaksanaan program berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memperoleh dukungan aktif dari perangkat Pekon Waringinsari Timur yang turut membantu dalam proses persiapan, baik dalam hal penyediaan tempat, koordinasi dengan masyarakat, maupun pemberian arahan terkait pelaksanaan kegiatan di lingkungan pekon. Dukungan tersebut menunjukkan adanya hubungan kerja sama yang baik antara mahasiswa dan pemerintah pekon, sehingga program kerja yang dilaksanakan tidak hanya menjadi kegiatan mahasiswa semata, tetapi juga bagian dari upaya bersama dalam mengembangkan potensi lokal desa.
Program pengenalan produk olahan dari tepung MOCAF ini dirancang sebagai bentuk edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai diversifikasi pangan berbasis bahan lokal. Tepung MOCAF sebagai hasil olahan singkong memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk makanan yang bernilai jual, sehingga diharapkan masyarakat dapat melihat peluang baru dalam pengembangan usaha rumah tangga maupun peningkatan pendapatan keluarga.
Melalui kegiatan persiapan yang dilakukan secara matang dan terencana, mahasiswa KKN berharap pelaksanaan program nantinya dapat berjalan dengan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bersama, di mana mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga belajar memahami kondisi sosial masyarakat, potensi lokal yang dimiliki, serta pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
