Kegiatan persiapan pembuatan alat pembakaran sampah minim asap (incinerator) dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Lampung sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan di Desa Wiyono. Tahap persiapan ini meliputi perencanaan desain alat, pengumpulan bahan, serta penentuan lokasi pembuatan yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar.
Mahasiswa KKN Unila berkoordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat setempat guna memastikan proses pembuatan incinerator dapat berjalan dengan baik dan aman. Diskusi dilakukan untuk menyesuaikan desain alat dengan kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan aspek kesehatan dan kenyamanan warga sekitar.
Melalui kegiatan persiapan ini, diharapkan proses pembuatan incinerator minim asap dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat dalam mengurangi volume sampah serta dampak pencemaran udara. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
