Desa Purwodadi Simpang, Lampung Selatan – Rabu, 4 Februari 2026 menjadi hari kedua puluh delapan pelaksanaan KKN Universitas Lampung yang diisi dengan kegiatan pelayanan administrasi dan pendampingan program digitalisasi. Hari ini mahasiswa kembali menjalankan tugas piket di balai desa sekaligus melanjutkan implementasi program kerja yang telah dirancang untuk meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi desa.
Mahasiswa menjalankan tugas piket harian di balai desa dengan membantu berbagai pekerjaan administratif dan melayani warga yang datang untuk mengurus berbagai keperluan dokumen. Kegiatan piket ini telah menjadi rutinitas mahasiswa yang sangat membantu meringankan beban kerja aparatur desa. Mahasiswa membantu proses pendaftaran, pencatatan data, serta memberikan informasi kepada warga yang membutuhkan. Interaksi langsung dengan warga yang datang ke balai desa memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami kebutuhan pelayanan masyarakat dan bagaimana sistem administrasi pemerintahan desa berjalan.
Selain menjalankan tugas piket, mahasiswa juga melakukan pendampingan intensif terkait program kerja digitalisasi yang ditujukan langsung kepada operator di balai desa. Program digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data serta pelayanan administrasi desa. Mahasiswa memberikan panduan dan pelatihan kepada operator tentang sistem digital yang dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan administrasi, mulai dari pengelolaan database kependudukan, pembuatan laporan, hingga sistem arsip digital. Operator desa mendengarkan dengan saksama setiap penjelasan yang diberikan dan aktif bertanya jika ada hal yang kurang dipahami. Mahasiswa dengan sabar menjelaskan langkah demi langkah, memastikan bahwa operator benar-benar memahami dan mampu mengoperasikan sistem yang diajarkan.
Pendampingan dilakukan secara langsung dengan praktik menggunakan komputer dan perangkat yang tersedia di balai desa. Mahasiswa tidak hanya memberikan teori, tetapi juga memastikan operator dapat langsung mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Proses pendampingan berjalan dengan lancar dan interaktif, operator desa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mempelajari sistem digitalisasi ini. Mereka menyadari bahwa digitalisasi akan sangat membantu mempercepat proses pelayanan dan mengurangi kesalahan dalam pengelolaan data. Aparatur desa yang lain juga menyampaikan apresiasi atas program digitalisasi ini karena akan memberikan dampak jangka panjang bagi efisiensi kerja di balai desa.
Hari kedua puluh delapan KKN ditutup dengan rasa puas dan bangga. Mahasiswa berhasil menjalankan tugas piket dengan baik sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui program digitalisasi yang akan terus bermanfaat bahkan setelah masa KKN berakhir. Pendampingan kepada operator desa menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya melaksanakan program yang bersifat sementara, tetapi juga meninggalkan transfer pengetahuan yang berkelanjutan. Dengan semakin dekatnya akhir masa KKN, mahasiswa KKN Universitas Lampung terus berupaya memberikan yang terbaik agar setiap program yang dilaksanakan memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kemajuan Desa Purwodadi Simpang.
