Tajimalela, 10 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode II Tahun 2026 menghadiri kegiatan Rembuk Stunting yang diselenggarakan di Balai Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (10/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu agenda pemerintah desa dalam menyusun langkah bersama untuk mendukung percepatan pencegahan dan penanganan stunting di Desa Tajimalela.
Rembuk stunting dihadiri oleh Kepala Desa Tajimalela beserta perangkat desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, kader PKK, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak yang memiliki peran dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Lampung menjadi bentuk partisipasi aktif dalam mendukung program pemerintah desa sekaligus memperluas pemahaman mengenai kondisi kesehatan masyarakat yang ada di Desa Tajimalela.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi dan pemaparan mengenai kondisi stunting di desa serta berbagai faktor yang memengaruhi tumbuh kembang anak. Selanjutnya, peserta bersama-sama berdiskusi untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada sekaligus merumuskan langkah-langkah yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting. Diskusi berlangsung secara terbuka sehingga setiap peserta dapat menyampaikan pendapat, saran, maupun masukan sesuai dengan bidang dan pengalaman masing-masing.
Bagi mahasiswa KKN Universitas Lampung, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan secara langsung mengenai pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Selain itu, mahasiswa juga dapat memahami berbagai tantangan yang dihadapi desa sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui rembuk stunting ini, mahasiswa KKN juga dapat menjalin komunikasi yang lebih baik dengan pemerintah desa serta berbagai unsur masyarakat. Interaksi yang terbangun selama kegiatan diharapkan mampu memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan program-program KKN, khususnya yang berkaitan dengan edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, maupun kegiatan lain yang memberikan manfaat bagi warga Desa Tajimalela.
Kegiatan diakhiri dengan harapan agar hasil rembuk stunting dapat menjadi dasar dalam penyusunan program dan kebijakan desa yang lebih tepat sasaran. Mahasiswa KKN Universitas Lampung juga berharap dapat terus berkontribusi dan berkolaborasi bersama pemerintah desa serta masyarakat dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas dari stunting.
