
Lampung Selatan, 13 Juli 2026 – Memasuki hari keempat pelaksanaan KKN Tematik Literasi Universitas Lampung Periode II Tahun 2026, mahasiswa KKN Desa Srikaton mulai melakukan survei awal ke Perpustakaan Desa Srikaton. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi perpustakaan yang nantinya akan menjadi salah satu pusat pelaksanaan program kerja selama KKN. Sebagai KKN Tematik Literasi, mahasiswa memang lebih banyak memfokuskan kegiatan di lingkungan sekolah dan perpustakaan desa sebagai upaya meningkatkan minat baca serta budaya literasi masyarakat.

Selama berada di perpustakaan, mahasiswa mengamati berbagai aspek, mulai dari kondisi ruangan, penataan rak buku, koleksi bacaan, hingga fasilitas yang tersedia bagi pengunjung. Dari hasil pengamatan tersebut, mahasiswa berdiskusi mengenai berbagai hal yang masih perlu diperbaiki maupun ditata ulang agar perpustakaan menjadi tempat yang lebih nyaman dan menarik, khususnya bagi anak-anak. Berbagai ide pun mulai bermunculan, seperti penataan ulang ruang baca, pembuatan pojok literasi yang lebih interaktif, hingga penambahan media edukatif yang dapat membuat anak-anak merasa lebih betah saat berkunjung ke perpustakaan.
Di sela-sela kegiatan survei, mahasiswa berkesempatan bertemu dengan Ibu Kepala Desa yang pada hari itu sedang merayakan ulang tahunnya. Momen tersebut dimanfaatkan mahasiswa untuk memberikan ucapan selamat sekaligus bersilaturahmi dengan pemerintah desa. Suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan membuat mahasiswa merasa diterima dengan baik di Desa Srikaton. Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi ringan mengenai rencana kegiatan literasi yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Melalui kegiatan survei ini, mahasiswa memperoleh gambaran awal mengenai kondisi perpustakaan desa sekaligus berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui program-program literasi. Hasil observasi yang dilakukan akan menjadi dasar dalam menyusun kegiatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan desa. Mahasiswa berharap berbagai pembaruan yang nantinya dilakukan di perpustakaan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan menyenangkan sehingga anak-anak Desa Srikaton semakin termotivasi untuk datang, membaca, dan memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar bersama.
