
Desa Sripendowo, 13 Juli 2026 – Memasuki hari keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Senin, 13 Juli 2026, mahasiswa Universitas Lampung mulai menjalankan langkah konkret dalam pengabdian masyarakat di Desa Sripendowo. Agenda hari ini berfokus pada intervensi kesehatan dan gizi masyarakat, serta dilanjutkan dengan pendekatan struktural ke tingkat dusun.
Pada pagi hari yang cerah, kegiatan diawali dengan pelaksanaan program di bidang kesehatan, yaitu pembagian nutrisi melalui program MBG (Makanan Bergizi Gratis). Sasaran utama dari pembagian nutrisi ini adalah kelompok rentan gizi, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di lingkungan Desa Sripendowo. Kegiatan ini tidak hanya sekadar membagikan bantuan makanan, tetapi juga menjadi momen bagi mahasiswa untuk berbagi semangat, berinteraksi langsung, dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang demi mencegah masalah kesehatan seperti stunting pada anak.
Menjelang sore hari, fokus kegiatan beralih dari program kesehatan ke ranah sosial dan kelembagaan. Mahasiswa KKN melakukan kunjungan dan silaturahmi secara maraton ke kediaman beberapa Kepala Dusun (Kadus) yang ada di wilayah Desa Sripendowo. Kunjungan ini berlangsung hingga matahari terbenam.
Silaturahmi ke tingkat dusun ini merupakan langkah strategis pasca-penerimaan di tingkat desa. Melalui diskusi bersama para Kepala Dusun, mahasiswa dapat menggali informasi yang lebih spesifik dan mendetail mengenai karakteristik demografi, potensi unggulan, serta permasalahan aktual yang dihadapi oleh warga di masing-masing dusun.
Melalui kolaborasi antara program peduli gizi di pagi hari dan pemetaan wilayah melalui pendekatan tokoh masyarakat di sore hari, mahasiswa KKN Universitas Lampung diharapkan dapat menyusun rancangan program kerja lanjutan yang lebih komprehensif, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat Desa Sripendowo di setiap dusunnya.

