

Pada hari Minggu, 19 Juli 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode II Tahun 2026 Kelompok Desa Karanganyar melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan budaya literasi dan pembangunan jejaring antarmahasiswa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam mendukung pengembangan pendidikan di desa sekaligus mempererat hubungan dengan mahasiswa KKN dari perguruan tinggi lain yang turut melaksanakan pengabdian di wilayah Kecamatan Gedong Tataan.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB dengan pelaksanaan inventarisasi buku bantuan iPusnas yang bertempat di Perpustakaan Desa Karanganyar. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan desa agar lebih tertata, sistematis, dan mudah diakses oleh masyarakat. Mahasiswa secara bersama-sama melakukan pelabelan, penomoran, dan pengelompokan buku sesuai dengan kategori yang telah ditentukan. Proses inventarisasi dilakukan dengan penuh ketelitian untuk memastikan seluruh koleksi tercatat dengan baik dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sebanyak kurang lebih 1.000 eksemplar buku bantuan iPusnas berhasil diinventarisasi oleh mahasiswa KKN. Koleksi buku yang beragam, mulai dari buku pengetahuan umum, cerita anak, hingga buku pengembangan diri, diharapkan dapat menjadi sumber belajar yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran buku-buku tersebut juga menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan minat baca dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi di Desa Karanganyar.
Kegiatan inventarisasi berlangsung hingga malam hari dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya pengelolaan fasilitas pendidikan di tingkat desa. Dengan adanya perpustakaan yang tertata dengan baik, diharapkan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, memiliki akses yang lebih mudah terhadap bahan bacaan berkualitas. Hal ini sejalan dengan semangat KKN Universitas Lampung dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Di sela-sela kegiatan tersebut, pada pukul 19.00–20.30 WIB, Mahasiswa KKN Universitas Lampung Kelompok Desa Karanganyar menghadiri undangan nonton bersama yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Sumatera Selatan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, memperluas relasi, serta membangun semangat kolaborasi antarmahasiswa yang tengah menjalankan pengabdian di berbagai desa di Kecamatan Gedong Tataan.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan nonton bersama tersebut. Melalui interaksi yang terjalin, mahasiswa berkesempatan untuk saling bertukar pengalaman, berbagi cerita mengenai pelaksanaan program kerja, serta mendiskusikan berbagai tantangan dan pembelajaran selama menjalani KKN. Momen ini menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya membangun hubungan dengan warga desa, tetapi juga memperkuat solidaritas antarmahasiswa sebagai agen perubahan.
Setelah menghadiri kegiatan nonton bersama, mahasiswa kembali melanjutkan agenda pada pukul 22.00–23.00 WIB dengan melaksanakan gladi dan persiapan program membaca nyaring yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Persiapan dilakukan secara matang dengan membagi peran, menyusun alur kegiatan, serta memastikan seluruh media dan perlengkapan yang dibutuhkan telah tersedia. Program membaca nyaring dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif bagi peserta, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap membaca sejak dini.
Melalui rangkaian kegiatan pada hari kesepuluh ini, Mahasiswa KKN Universitas Lampung Kelompok Desa Karanganyar kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung pengembangan literasi dan membangun kolaborasi yang positif. Dengan semangat pengabdian, kebersamaan, dan kebermanfaatan, mahasiswa berharap setiap langkah yang dilakukan selama masa KKN dapat memberikan dampak yang berkelanjutan serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Desa Karanganyar yang lebih maju, literat, dan berdaya.
