
BANDAR LAMPUNG – Upaya mitigasi bencana kebakaran di wilayah pemukiman padat penduduk menjadi fokus utama program kerja mahasiswa KKN di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Pada Kamis (22/1), kelompok mahasiswa tersebut secara resmi mendatangi Kantor Pusat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung guna mengoordinasikan rencana pelatihan bagi warga.
Kunjungan ini didasari oleh hasil observasi lapangan yang dilakukan tim mahasiswa di Lingkungan 1, Kelurahan Garuntang. Berdasarkan data observasi, kawasan tersebut memiliki kepadatan hunian yang sangat tinggi dengan jarak antar-bangunan yang sangat rapat. Kondisi geografis ini dinilai memiliki risiko tinggi terhadap percepatan penyebaran api jika terjadi kebakaran.
Proses Perizinan dan Sinergi Dalam pertemuan tersebut, tim mahasiswa menyerahkan surat permohonan perizinan untuk mengadakan sosialisasi dan pelatihan mitigasi bencana kebakaran. Pihak Damkar Pusat menyambut baik inisiatif tersebut dengan penerimaan yang komunikatif terhadap maksud dan tujuan mahasiswa.
Hingga saat ini, kegiatan tersebut masih dalam tahap pemrosesan izin administratif. Hal ini merupakan langkah prosedural sebelum tim ahli dari pemadam kebakaran dapat diterjunkan ke lapangan untuk memberikan instruksi teknis kepada masyarakat.
Target Pelaksanaan Februari Agenda sosialisasi dan simulasi penanganan api rencananya akan direalisasikan pada awal Februari 2026. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada warga mengenai langkah-langkah pencegahan dini serta teknik evakuasi mandiri di lingkungan dengan akses yang terbatas.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ketahanan lingkungan yang lebih kuat di Kelurahan Garuntang. Kesadaran kolektif masyarakat dalam mengenali potensi bahaya arus pendek listrik maupun kebocoran gas menjadi sasaran utama yang ingin dicapai melalui program pelatihan tersebut.
Persiapan teknis terus dimatangkan oleh tim mahasiswa dengan tetap menjalin koordinasi bersama pihak kelurahan dan instansi terkait guna memastikan kegiatan berjalan sesuai standar keselamatan yang berlaku.
