Waringinsari Timur, 4 Februari 2026 — Menjelang berakhirnya masa pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Lampung di Pekon Waringinsari Timur, mahasiswa KKN-T turut berpartisipasi dalam membantu berbagai aktivitas pekon, khususnya pada kegiatan pelayanan dan administrasi di kantor pekon. Kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas mahasiswa KKN ketika tidak sedang melaksanakan program kerja lapangan, sekaligus sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran pelayanan pemerintahan desa serta mempererat hubungan kelembagaan antara mahasiswa dan perangkat pekon.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan administrasi tersebut tidak hanya bertujuan membantu pekerjaan teknis, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran mengenai tata kelola pemerintahan desa serta dinamika pelayanan masyarakat di tingkat pekon. Melalui interaksi yang terbangun selama proses tersebut, tercipta hubungan yang lebih akrab dan harmonis antara mahasiswa KKN-T dengan perangkat pekon, sehingga memperkuat nilai kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin selama masa pengabdian berlangsung. Sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kenang-kenangan, kegiatan pada hari itu juga diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN-T Universitas Lampung dan perangkat Pekon Waringinsari Timur.

Pada hari yang sama, Pekon Waringinsari Timur juga menerima kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan pembinaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Mandiri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Pekon Waringinsari Timur, Camat Adiluwih, Babinsa, serta Pendamping Desa. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan pengelolaan usaha BUMDes agar tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat desa.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Camat Adiluwih juga berkesempatan mengunjungi balai pekon dan melihat secara langsung hasil program kerja mahasiswa KKN-T Universitas Lampung, khususnya program Optimalisasi Limbah Rumah Tangga melalui Budidaya Aquaponik. Program ini mendapatkan apresiasi karena dinilai mampu mengintegrasikan aspek pelestarian lingkungan, pemanfaatan limbah rumah tangga, serta penguatan ketahanan pangan keluarga dalam satu sistem yang sederhana, efisien, dan mudah diterapkan oleh masyarakat.
Camat Adiluwih menyampaikan harapannya agar inovasi aquaponik yang telah diperkenalkan oleh mahasiswa KKN-T dapat terus dikembangkan oleh masyarakat dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam merancang program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan keberlanjutan. Kegiatan pada hari tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian aktivitas pengabdian mahasiswa KKN-T Universitas Lampung yang meninggalkan kesan kebersamaan, pembelajaran, serta kontribusi nyata bagi Pekon Waringinsari Timur.
