Hajimena, 22 Januari 2026— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Hajimena 2 melaksanakan kegiatan edukasi tentang bullying dan pergaulan bebas bagi anak-anak serta mereka yang akan memasuki masa remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sejak dini mengenai bahaya perundungan serta pentingnya membangun pergaulan yang sehat dan bertanggung jawab.

Edukasi ini dilaksanakan secara interaktif dengan menyesuaikan usia peserta. Mahasiswa KKN Hajimena 2 menyampaikan materi tentang pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik secara fisik maupun psikologis. Anak-anak diajak untuk mengenali perilaku bullying, seperti mengejek, mengucilkan, maupun kekerasan verbal dan nonverbal, agar mereka tidak menjadi pelaku maupun korban perundungan.
Selain itu, mahasiswa KKN Hajimena 2 juga memberikan edukasi mengenai cara menghentikan perundungan, antara lain dengan berani berkata tidak, saling menghargai sesama teman, tidak ikut-ikutan melakukan bullying, serta berani melapor kepada guru, orang tua, atau pihak yang dipercaya apabila melihat atau mengalami perundungan. Edukasi ini disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disertai contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan anak-anak, sehingga mudah dipahami.
Materi pergaulan bebas juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Mahasiswa KKN Hajimena 2 menjelaskan makna pergaulan bebas, yaitu perilaku pergaulan yang melampaui batas norma dan nilai sosial, agama, serta budaya. Calon remaja diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih teman yang baik, menjaga batasan dalam pergaulan, serta memahami konsekuensi dari perilaku pergaulan yang tidak sehat.
Untuk meningkatkan partisipasi, kegiatan edukasi dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan permainan edukatif. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan dan aktif menyampaikan pendapat serta pengalaman mereka terkait pertemanan dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan edukasi bullying dan pergaulan bebas ini, mahasiswa KKN berharap anak-anak dan calon remaja dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, saling menghargai, serta mampu membangun pergaulan yang positif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan bagi generasi muda.
