Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan program kerja berupa Sosialisasi Pembuatan Kombucha pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Serdang, pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai minuman sehat dan herbal melalui pengenalan proses fermentasi kombucha yang dapat dibuat secara mandiri di rumah.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, di antaranya ibu-ibu PKK, ketua dusun, serta beberapa perangkat desa lainnya. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, terutama ketika mahasiswa KKN Universitas Lampung menjelaskan bahwa kombucha merupakan minuman hasil fermentasi teh dan gula dengan bantuan SCOBY yang memiliki cita rasa khas serta berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.


Dalam sesi penyampaian materi, mahasiswa KKN menjelaskan secara rinci tahapan pembuatan kombucha, mulai dari persiapan alat dan bahan, proses penyeduhan teh, penambahan gula sebagai nutrisi fermentasi, hingga proses fermentasi awal. Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan bahwa kombucha dapat dikembangkan dengan berbagai variasi rasa melalui penambahan buah-buahan alami pada tahap fermentasi lanjutan.
Sebagai bentuk praktik langsung, mahasiswa KKN Universitas Lampung memperagakan pembuatan dua jenis kombucha, yaitu kombucha murni tanpa tambahan buah dan kombucha dengan tambahan buah apel. Kombucha murni diperkenalkan sebagai bentuk dasar pembuatan kombucha, sementara kombucha dengan tambahan buah apel diperagakan sebagai variasi rasa yang dapat meningkatkan cita rasa sekaligus menambah nilai gizi minuman.

Proses penambahan buah apel dijelaskan sebagai bagian dari fermentasi lanjutan, di mana buah yang telah dipotong dan dibersihkan ditambahkan ke dalam kombucha murni. Tahapan ini menarik perhatian peserta karena menunjukkan bahwa kombucha dapat dikreasikan sesuai selera dengan memanfaatkan buah-buahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Selain praktik pembuatan, mahasiswa KKN juga menyediakan sesi cicip kombucha kepada para peserta yang hadir. Para tamu diberikan kesempatan untuk mencicipi kedua jenis kombucha, baik yang murni maupun yang telah ditambahkan buah apel. Melalui sesi ini, peserta dapat merasakan langsung perbedaan rasa antara kombucha murni dan kombucha buah, sekaligus memahami hasil dari proses fermentasi yang telah dijelaskan sebelumnya.

Respons peserta, khususnya ibu-ibu PKK, terlihat positif dan antusias. Banyak peserta yang tertarik untuk mencoba membuat kombucha secara mandiri di rumah serta mengajukan pertanyaan terkait lama fermentasi, penyimpanan, dan variasi buah yang dapat digunakan. Kegiatan ini pun berlangsung secara interaktif dan komunikatif.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap masyarakat dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai pengolahan minuman sehat dan herbal yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan. Kombucha diharapkan tidak hanya menjadi alternatif minuman sehat bagi keluarga, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai produk rumahan yang memiliki nilai tambah.
Pelaksanaan kegiatan sosialisasi pembuatan kombucha ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam menjalankan program kerja yang edukatif dan aplikatif. Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat serta perangkat desa, dan menjadi bagian penting dari dokumentasi laporan harian KKN dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
