Pada hari ke-18 pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), aktivitas mahasiswa dimulai sejak pagi hari dengan melakukan pemotongan bahan berupa bilah bambu untuk pembuatan poster. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan media edukasi yang akan dipasang di beberapa titik strategis di lingkungan masyarakat. Proses pemotongan dilakukan dengan tepat agar sesuai dengan ukuran poster dan mudah dibaca oleh masyarakat, terutama anak-anak dan orang tua.
Setelah kegiatan pagi selesai, pada siang hari mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi panglong. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengukuran serta pemesanan kayu yang akan digunakan sebagai wadah bak sampah. Dalam kegiatan ini, mahasiswa berdiskusi langsung dengan pihak panglong mengenai ukuran, jenis kayu, serta kebutuhan bahan yang sesuai agar wadah bak sampah dapat digunakan dengan baik dan tahan lama.

Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan poster edukasi yang berisi pesan-pesan sosial penting, seperti Stop Bullying, Kawasan Ramah Anak, dan Stop Kekerasan pada perempuan. Poster-poster tersebut dipasang sebagai bentuk upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak di lingkungan sekitar.
Pemasangan poster dilakukan di sembilan titik yang telah ditentukan, di antaranya di area lapangan, panti asuhan, Gang Jaya II, Taman Kanak-Kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lapangan futsal, serta beberapa lokasi lainnya yang sering dilalui oleh masyarakat. Pemilihan titik-titik tersebut dilakukan agar pesan yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat secara luas dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan pemasangan poster ini, diharapkan masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua, dapat lebih memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan. Poster yang dipasang juga diharapkan dapat menjadi pengingat visual yang terus memberikan edukasi secara berkelanjutan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan lapangan selesai, mahasiswa KKN melanjutkan aktivitas dengan membuat konten dokumentasi kegiatan. Pembuatan konten ini bertujuan untuk mendokumentasikan proses dan hasil kegiatan yang telah dilakukan, sekaligus sebagai media informasi dan publikasi agar kegiatan KKN dapat diketahui oleh masyarakat luas.
