Serdang, 26 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) yang tergabung dalam Kelompok Desa Serdang turut berkontribusi aktif dalam kegiatan pengisian dan pembaruan data kependudukan wilayah Desa Serdang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Serdang, dan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan pendataan kependudukan ini merupakan bagian dari upaya mendukung tertib administrasi desa serta meningkatkan akurasi basis data kependudukan yang dimiliki oleh pemerintah desa. Mahasiswa KKN berperan langsung dalam proses penginputan dan pengolahan data warga dengan memanfaatkan perangkat lunak spreadsheet, sehingga data dapat disusun secara sistematis, rapi, dan mudah diperbarui di kemudian hari.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bekerja sama dengan perangkat desa untuk memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan informasi kependudukan yang ada, meliputi identitas warga, jumlah anggota keluarga, serta data pendukung lainnya yang dibutuhkan dalam administrasi desa. Proses ini dilakukan secara teliti guna meminimalkan kesalahan input serta menjaga validitas data.

Penggunaan software spreadsheet dalam kegiatan ini dinilai efektif karena mampu mempercepat proses pendataan sekaligus memudahkan penyimpanan dan pengelolaan data dalam jangka panjang. Selain itu, metode digital ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju sistem administrasi desa yang lebih modern dan terintegrasi.
Kegiatan pengisian data kependudukan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, khususnya dalam pengolahan data dan administrasi, secara langsung di tengah masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pemerintah Desa Serdang dalam mendukung perencanaan pembangunan, penyaluran bantuan, serta pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat.
Dengan adanya kontribusi mahasiswa KKN dalam kegiatan pendataan kependudukan ini, diharapkan data kependudukan Desa Serdang dapat tersusun dengan lebih baik, mutakhir, dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan administrasi maupun pembangunan desa ke depan.
