Lampung Selatan, 28 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) melaksanakan program kerja ketujuh berupa pembuatan bank sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap pengelolaan lingkungan serta upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya pemilahan sampah sejak usia dini. Bank sampah yang dibuat ini direncanakan akan diberikan kepada taman kanak-kanak (TK) sebagai sarana edukasi dan pendukung kegiatan kebersihan lingkungan sekolah.
Pelaksanaan kegiatan pembuatan bank sampah dilakukan di halaman posko KKN pada hari tersebut. Mahasiswa KKN secara bersama-sama menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, mulai dari pemilihan wadah sampah, pengecatan, pemberian label sampah organik dan anorganik, hingga penataan bank sampah agar terlihat rapi dan menarik. Proses pembuatan dilakukan dengan penuh semangat dan kerja sama antarmahasiswa guna memastikan bank sampah yang dihasilkan layak digunakan dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Bank sampah organik dan anorganik ini dirancang dengan konsep sederhana namun edukatif, sehingga dapat membantu anak-anak TK dalam mengenal jenis-jenis sampah serta membiasakan mereka untuk membuang sampah sesuai dengan kategorinya. Sampah organik diperuntukkan bagi sisa makanan dan bahan alami, sedangkan sampah anorganik diperuntukkan bagi sampah plastik, kertas, dan bahan lainnya yang sulit terurai. Dengan adanya pemilahan ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih efektif dan ramah lingkungan.
Melalui pelaksanaan program kerja ketujuh ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku peduli lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.


