Serdang, 28 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) Kelompok Desa Serdang melanjutkan tahapan akhir program kerja digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan penyerahan hasil realisasi berupa Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.15 WIB, dengan cakupan wilayah Dusun 1A, Dusun 3A, Dusun 3B, serta Perumahan Griya Sejahtera (PGS).
Program digitalisasi UMKM ini merupakan salah satu upaya mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan daya saing pelaku usaha lokal di Desa Serdang melalui pemanfaatan teknologi digital. Fokus utama kegiatan adalah mempermudah sistem pembayaran non-tunai menggunakan QRIS serta meningkatkan aksesibilitas dan visibilitas lokasi usaha melalui Google Maps. Dengan adanya digitalisasi ini, diharapkan pelaku UMKM dapat menjangkau konsumen secara lebih luas dan mengikuti perkembangan sistem transaksi modern.

Kegiatan realisasi terbagi menjadi dua bentuk utama, yaitu penyerahan QRIS dan konfirmasi pendaftaran Google Maps. Untuk QRIS, proses pembuatan kode pembayaran memerlukan waktu sekitar satu minggu sejak pengajuan awal. Oleh karena itu, pada tahap realisasi ini, mahasiswa KKN terlebih dahulu mencetak barcode QRIS yang telah selesai diproses, kemudian melakukan pelapisan (laminating) agar lebih awet dan mudah digunakan oleh pelaku UMKM dalam aktivitas transaksi sehari-hari.
Sebelum turun langsung ke lokasi UMKM, mahasiswa KKN mempersiapkan seluruh kebutuhan administrasi dan teknis sejak pukul 10.00 WIB, termasuk pengecekan ulang data pelaku usaha, pencetakan QR code, serta pelaminasian barcode QRIS. Setelah seluruh persiapan selesai, mahasiswa KKN kemudian mendatangi pelaku UMKM satu per satu sesuai dusun yang telah ditentukan. Penyerahan QRIS dilakukan secara langsung kepada pelaku usaha yang sebelumnya telah menyatakan kesediaannya untuk mengikuti program digitalisasi ini, disertai penjelasan singkat mengenai tata cara penggunaan QRIS dalam transaksi.
Selain realisasi QRIS, mahasiswa KKN juga melakukan pengecekan terhadap status pengajuan Google Maps untuk setiap UMKM. Proses persetujuan Google Maps memiliki durasi yang berbeda-beda di setiap lokasi, tergantung pada sistem verifikasi dari pihak Google. Bagi UMKM yang pengajuannya telah disetujui, mahasiswa KKN memberikan konfirmasi langsung kepada pemilik usaha bahwa lokasi usahanya telah resmi terdaftar di Google Maps. Hal ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa tujuan digitalisasi UMKM benar-benar tercapai dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selama proses penyerahan hasil digitalisasi, mahasiswa KKN juga melaksanakan sesi dokumentasi sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan sekaligus arsip program kerja. Dokumentasi dilakukan bersama pelaku UMKM di masing-masing lokasi usaha, baik pada saat penyerahan QRIS maupun konfirmasi pendaftaran Google Maps. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana komunikasi dan evaluasi singkat terkait kesiapan pelaku UMKM dalam mengimplementasikan sistem digital yang telah diberikan.
Secara keseluruhan, proses realisasi digitalisasi UMKM ini berlangsung dengan lancar dan tertib hingga seluruh target UMKM di Dusun 1A, 3A, 3B, dan Perumahan Griya Sejahtera (PGS) berhasil dijangkau. Kegiatan diakhiri pada pukul 13.15 WIB setelah seluruh penyerahan dan konfirmasi selesai dilakukan. Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital UMKM Desa Serdang, sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha masyarakat berbasis teknologi yang adaptif dan inklusif.
