Serdang, 29 Januari 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) Desa Serdang kembali melanjutkan keberlanjutan kegiatan revitalisasi Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Bougenville yang berlokasi di Dusun 3B, Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan revitalisasi kali ini dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB hingga 11.15 WIB dengan fokus utama pada tahap finishing pembersihan lahan, perawatan tanaman, serta perbaikan dan pemasangan pagar bambu baru sebagai pembatas jalan area TOGA.
Revitalisasi TOGA ini merupakan rangkaian lanjutan dari kegiatan yang telah dilaksanakan pada hari-hari sebelumnya. Pada tahap kali ini, mahasiswa KKN menitikberatkan pada penyempurnaan kondisi kebun agar lebih tertata, bersih, dan layak digunakan sebagai ruang edukasi serta pemanfaatan tanaman obat bagi masyarakat sekitar. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa KKN dalam mendukung keberlanjutan program pemberdayaan lingkungan desa.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, diawali dengan persiapan mahasiswa KKN sebelum menuju lokasi TOGA. Sebelum berangkat, mahasiswa terlebih dahulu mengambil dan menyiapkan perlengkapan berkebun yang dibutuhkan. Pembagian tugas telah dirundingkan pada malam sebelumnya untuk memastikan seluruh pekerjaan dapat berjalan efektif dan terkoordinasi. Khusus untuk pekerjaan pemasangan pagar bambu, mahasiswa terlebih dahulu mengambil bambu yang akan digunakan sebagai material utama pembatas jalan di area TOGA.

Setibanya di lokasi TOGA Bougenville Dusun 3B, mahasiswa KKN langsung melaksanakan kegiatan sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditetapkan. Pekerjaan tersebut meliputi pembersihan lahan secara menyeluruh, pemasangan pagar bambu baru, serta perawatan tanaman yang telah ditanam pada tahap revitalisasi sebelumnya. Seluruh kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan mengutamakan kerapian dan ketelitian.
Pada pekerjaan pemasangan pagar bambu, mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan pembongkaran terhadap bambu lama yang telah mengalami pelapukan dan tidak lagi layak digunakan. Setelah pembongkaran selesai, tahap selanjutnya adalah penggalian tanah sebagai titik tancap bambu baru. Bambu kemudian ditancapkan secara vertikal dan diikat menggunakan tali pengikat antar-bambu agar membentuk pembatas yang kokoh dan rapi. Selain pemasangan struktural, pengecatan bambu juga dilakukan untuk menambah nilai estetika sekaligus memberikan kesan lebih bersih dan menarik pada area TOGA.


Sementara itu, pada pekerjaan pembersihan lahan, mahasiswa KKN melakukan pembersihan secara total dari sisa rumput liar, gulma, serta tanaman pengganggu yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman TOGA. Pembersihan ini dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan area kebun tampak lebih tertata dan siap digunakan dalam jangka panjang. Tanah di sekitar tanaman juga dirapikan guna meningkatkan sirkulasi udara dan penyerapan air.
Perawatan tanaman menjadi bagian penting dalam kegiatan revitalisasi hari ini. Mahasiswa KKN melakukan pengecekan kondisi tanaman yang telah ditanam sebelumnya, membersihkan daun-daun kering, serta memastikan tanaman mendapatkan perawatan yang memadai. Selain itu, penyiraman dilakukan secara merata untuk menjaga kelembapan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman agar tetap sehat dan produktif.


Kegiatan revitalisasi TOGA Bougenville ini turut dihadiri oleh Kepala Dusun 3B yang menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN pada awal kegiatan. Selain itu, beberapa ibu-ibu PKK Dusun 3B juga turut serta dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan revitalisasi, khususnya pada proses pembersihan lahan dan perawatan tanaman. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara mahasiswa, perangkat dusun, dan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan fasilitas desa.
Dengan selesainya kegiatan hingga pukul 11.15 WIB, tahap finishing revitalisasi TOGA Bougenville diharapkan mampu memberikan hasil yang optimal. Kebun TOGA kini tampak lebih bersih, rapi, dan memiliki pembatas jalan yang lebih tertata. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap Kebun TOGA Bougenville dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat sebagai sarana edukasi, kesehatan, dan pemberdayaan lingkungan di Desa Serdang.
