Desa Serdang, 30 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) kelompok Desa Serdang melaksanakan kegiatan pemasangan papan nama tanaman di Kebun TOGA Bougenville, Dusun 3B, Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan tahap akhir (finishing) dari rangkaian program revitalisasi Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang telah dilaksanakan secara bertahap.
Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dengan agenda pembuatan papan nama tanaman. Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa KKN terlebih dahulu mempersiapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan, seperti bambu, kertas nama tanaman, palu, paku, serta alat pemotong. Papan nama tanaman dirancang menggunakan bambu sebagai tiang penyangga, sementara bagian nama tanaman menggunakan kertas putih yang telah dicetak, dilaminasi, dan dipasang pada bambu.
Proses pembuatan papan nama telah direncanakan sejak malam sebelumnya. Mahasiswa KKN menyusun daftar desain dan nama-nama tanaman yang terdapat di Kebun TOGA Bougenville, kemudian melakukan proses pencetakan dan laminasi pada pagi hari sebelum kegiatan dimulai. Selanjutnya, bambu yang telah disiapkan dipotong dengan ukuran seragam agar papan nama terlihat rapi dan proporsional. Kertas nama tanaman yang telah dilaminasi kemudian dipaku pada bagian atas bambu sehingga papan nama siap untuk dipasang.

Selain kegiatan yang bersifat fisik di lapangan, program revitalisasi Kebun TOGA ini juga disertai dengan penyusunan Buku TOGA sebagai media edukasi pendukung. Buku TOGA tersebut telah dirancang pada malam sebelumnya bersamaan dengan penyusunan daftar nama tanaman untuk papan nama. Buku TOGA memuat informasi mengenai daftar tanaman obat yang terdapat di kebun, manfaat dari masing-masing tanaman, serta prosedur pemanfaatan khasiat tanaman secara sederhana dan aman. Penyusunan buku ini bertujuan untuk memberikan panduan tertulis yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam memanfaatkan tanaman TOGA secara optimal.
Setelah seluruh papan nama selesai dibuat, kegiatan dihentikan sementara untuk waktu istirahat. Kegiatan kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB dengan agenda pemasangan papan nama tanaman di area Kebun TOGA. Pada tahap ini, mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan pengelompokan tanaman berdasarkan jenisnya.
Tanaman yang terdapat di Kebun TOGA Bougenville terbagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu tanaman obat, tanaman sayur-sayuran, dan tanaman pangan. Contoh tanaman obat yang ditanam antara lain kencur, jahe, lidah buaya, brotowali, bunga telang, serta berbagai jenis tanaman obat lainnya. Sementara itu, tanaman sayur dan pangan meliputi terong, cabai, tomat, talas, singkong, ubi, dan masih banyak jenis tanaman lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pemasangan papan nama dilakukan dengan menyesuaikan setiap papan pada tanaman yang sesuai dengan keterangannya. Tiang bambu ditancapkan ke dalam tanah di sekitar tanaman dengan memperhatikan kerapian dan keamanan, sehingga tidak mengganggu pertumbuhan tanaman. Penataan papan nama dilakukan secara teratur agar mudah dibaca oleh pengunjung dan memberikan kesan kebun yang informatif serta tertata dengan baik.
Kegiatan pemasangan papan nama tanaman ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi edukatif Kebun TOGA Bougenville. Dengan adanya papan nama dan Buku TOGA, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengenali jenis, manfaat, serta cara pemanfaatan tanaman obat, sayuran, dan tanaman pangan yang ada di kebun TOGA.
Mahasiswa KKN Universitas Lampung kelompok Desa Serdang menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian revitalisasi kebun TOGA yang meliputi pembersihan lahan, penanaman, perawatan tanaman, perbaikan fasilitas, hingga tahap identifikasi tanaman. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Dusun 3B dan mendukung upaya pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.

Dengan selesainya pemasangan papan nama tanaman dan penyusunan Buku TOGA, revitalisasi Kebun TOGA Bougenville Dusun 3B secara resmi memasuki tahap akhir. Mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap kebun TOGA ini dapat terus dirawat dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana edukasi, pelestarian tanaman obat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
