
BANDAR LAMPUNG, 21 Januari 2026 – Era digitalisasi menuntut para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus beradaptasi agar tetap relevan dan kompetitif. Menyadari hal tersebut, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Campang Raya, Lingkungan 2, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, menggelar program kerja strategis untuk membantu digitalisasi usaha lokal.
Program ini berfokus pada dua aspek utama: efisiensi transaksi melalui QRIS dan perluasan jangkauan pasar melalui Google Maps.
Langkah Awal berupa Survei dan Edukasi di 10 Titik UMKM dengan Kegiatan diawali dengan agenda survei yang terencana secara sitematis. Mahasiswa KKN menjadwalkan kunjungan ke 10 titik UMKM di wilayah Lingkungan 2 Campang Raya. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa melakukan dialog langsung dengan para pemilik usaha untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya jejak digital dan sistem pembayaran non-tunai di masa kini.
Para mahasiswa memaparkan bagaimana kemudahan transaksi QRIS dapat mencegah risiko uang palsu dan mempermudah pembukuan, serta bagaimana pendaftaran lokasi di Google Maps dapat mendatangkan pelanggan baru dari luar wilayah.
Hasil Nyata: 6 UMKM Siap Go-Digital Setelah melalui tahap edukasi dan pendekatan, tercatat sebanyak 6 titik UMKM menyatakan kesiapan penuh dan berhasil mengadopsi teknologi yang ditawarkan. Sebagai bentuk pendampingan konkret, mahasiswa KKN memberikan bantuan berupa:
- Pembuatan QRIS: Memfasilitasi pendaftaran hingga kode QR siap digunakan untuk transaksi harian.
- Penambahan Lokasi Google Maps: Memastikan titik koordinat usaha muncul di peta digital agar mudah ditemukan calon pembeli.
- Pemberian Manual Book: Sebuah buku panduan praktis yang disusun mahasiswa agar pelaku UMKM dapat mengelola akun digital mereka secara mandiri di masa depan.
Dampak Bagi Masyarakat Lokal berdasarkan hasil survei kelompok KKN menyampaikan bahwa inisiatif ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan bentuk pengabdian nyata untuk mendongkrak ekonomi warga. Dengan adanya 6 UMKM yang kini telah “melek digital”, diharapkan hal ini menjadi pemicu bagi pelaku usaha lain di Kelurahan Campang Raya untuk mulai beralih ke teknologi digital. Warga menyambut positif kehadiran mahasiswa yang dinilai mampu memberikan solusi praktis bagi kendala teknis yang selama ini dihadapi oleh pedagang kecil dalam menghadapi arus modernisasi ekonomi.
