Sebagai upaya mendorong digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) Tahun 2026 yang bertugas di Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan pembuatan QRIS pada Kamis siang, 22 Januari 2026, pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Balai Desa Serdang dan merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UNILA.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai sistem pembayaran digital QRIS yang dinilai praktis, aman, dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNILA memberikan pemaparan materi terkait pengertian QRIS, manfaat penggunaannya dalam kegiatan usaha, serta peluang yang dapat diperoleh pelaku UMKM melalui penerapan sistem pembayaran non-tunai.


Tidak hanya sebatas penyampaian materi, mahasiswa KKN UNILA juga melakukan pendampingan secara langsung kepada para pelaku UMKM yang ingin mendaftar QRIS. Pendampingan dilakukan dengan membantu proses pendaftaran, pengisian data, hingga memastikan peserta memahami tahapan penggunaan QRIS dalam transaksi sehari-hari. Pendekatan ini dilakukan agar pelaku UMKM dapat langsung mempraktikkan materi yang telah disampaikan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UNILA turut mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara mandiri, mulai dari penataan tempat, penyusunan materi sosialisasi, hingga penyambutan peserta yang hadir. Selama kegiatan berlangsung, suasana sosialisasi berjalan dengan tertib, lancar, dan interaktif, dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi dalam mengikuti setiap sesi kegiatan.




Kegiatan sosialisasi dan pendampingan pembuatan QRIS ini mendapatkan respon positif dari para pelaku UMKM Desa Serdang. Para peserta menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata karena membantu mereka memahami penggunaan pembayaran digital yang dapat mempermudah transaksi serta meningkatkan kepercayaan konsumen.
Melalui pelaksanaan program kerja ini, mahasiswa KKN UNILA berharap para pelaku UMKM di Desa Serdang dapat mulai beradaptasi dengan sistem pembayaran digital sebagai bagian dari upaya pengembangan usaha. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.
Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi dan pendampingan pembuatan QRIS ini, mahasiswa KKN UNILA berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan perekonomian dan literasi digital masyarakat Desa Serdang.
