Purwodadi — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Lampung melaksanakan program kerja utama yang selaras dengan tema KKN, yakni “Pemberdayaan Masyarakat melalui Praktik Pembuatan Tepung Mocaf dan Inovasi Olahan Pangan Berbasis Mocaf”, pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini menjadi upaya nyata dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal singkong sebagai bahan pangan bernilai tambah di Desa Purwodadi.

Praktik pembuatan tepung mocaf dilaksanakan di Sentra Mocaf Purwodadi yang berlokasi di kediaman pemilik sentra, Bapak Amirul Mukminin. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Purwodadi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Adiluwih Yuli Saptikawati, S.Pd., M.M., beberapa perwakilan kecamatan, Prof. Ir. Achmad Subagio, M.Agr., Ph.D. dari Universitas Jember, serta perwakilan perangkat Desa Purwodadi.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T Universitas Lampung bersama peserta mempraktikkan langsung proses pembuatan mocaf dengan menggunakan sekitar 35 kilogram singkong yang berasal dari warga Desa Purwodadi. Proses diawali dengan pengupasan singkong, dilanjutkan dengan pencucian serta pengerikan daging singkong untuk memastikan kebersihan bahan baku. Singkong kemudian direndam dalam air bersih sebelum dirajang menjadi bentuk chips menggunakan mesin perajang.

Singkong yang telah berbentuk chips selanjutnya difermentasi menggunakan enzim khusus. Proses fermentasi dilakukan dengan menempatkan chips singkong ke dalam bak tertutup rapat dengan estimasi waktu fermentasi selama kurang lebih 2×24 jam.
Karena proses fermentasi memerlukan waktu, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan olahan pangan berbasis tepung mocaf yang telah jadi. Praktik ini dilaksanakan di kediaman salah satu anggota PKK, Ibu Kharni. Seluruh ibu-ibu PKK dan KWT tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan yang dipandu oleh mahasiswa KKN-T Universitas Lampung.

Adapun menu olahan yang dipraktikkan meliputi dimsum, dadar gulung, dan bolu berbahan dasar tepung mocaf. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai proses pembuatan tepung mocaf, tetapi juga mendapatkan wawasan terkait inovasi produk olahan pangan yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Program kerja ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal, memperluas variasi produk berbasis singkong, serta mendukung penguatan ekonomi masyarakat Desa Purwodadi secara berkelanjutan.

