Bandar Lampung, 15 Januari 2026 – Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi warga, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung di Kelurahan Sukarame melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (15/01) ini dilakukan dengan metode jemput bola atau kunjungan langsung (door-to-door) ke lokasi usaha warga, didampingi langsung oleh Ibu Lusy selaku pembimbing lapangan.
Fokus utama kegiatan ini adalah mengidentifikasi kendala riil yang dihadapi pelaku usaha, khususnya terkait aspek pemasaran dan permodalan, serta memberikan solusi taktis berupa digitalisasi usaha. Berdasarkan hasil survei lapangan, tim KKN menemukan bahwa masih banyak potensi usaha lokal yang pemasaran produknya terbatas pada metode konvensional (mulut ke mulut) dan belum tersentuh teknologi digital.

Kunjungan pertama dilakukan di usaha bordir milik Ibu Solihin. Usaha yang telah berdiri sejak tahun 2000 ini terbukti memiliki kualitas produksi yang mumpuni dan bertahan lebih dari dua dekade. Namun, jangkauan pasarnya masih sangat terbatas karena belum terdigitalisasi. Hingga saat ini, Ibu Solihin hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, sehingga potensi ekspansi pasar ke luar wilayah menjadi terhambat.

Selanjutnya, mahasiswa mengunjungi “Dapur Kemilau”, sebuah usaha rumahan aneka kue yang telah beroperasi sejak awal tahun 2022. Sama halnya dengan usaha bordir sebelumnya, Dapur Kemilau juga menghadapi kendala visibilitas. Usaha ini belum memiliki akun media sosial maupun titik lokasi di Google Maps, yang menyulitkan calon pembeli baru untuk menemukan atau memesan produk mereka.

Merespons permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Unila langsung melakukan pendampingan teknis di lokasi. Langkah konkret yang diambil meliputi pembuatan titik lokasi usaha di Google Maps agar mudah dicari di internet, serta diskusi mengenai strategi pengembangan usaha melalui media sosial. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan UMKM di Kelurahan Sukarame dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan omzet penjualan mereka.
