Bandar Lampung, 3 Februari 2026
Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Penengahan Raya melaksanakan program kerja yang berfokus pada upaya peningkatan engagement Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Kelurahan Penengahan Raya. Program kerja ini dilakukan sebagai bentuk dukungan mahasiswa terhadap pelaku UMKM agar produk yang mereka miliki dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan memasang banner promosi di lokasi UMKM sebagai media informasi sekaligus daya tarik bagi konsumen yang melintas.
Pemasangan banner ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas usaha, memperjelas identitas UMKM, serta membantu menarik minat calon pembeli. Banner yang dipasang memuat informasi penting seperti nama usaha, jenis produk yang dijual, serta kontak yang dapat dihubungi. Dengan adanya banner, diharapkan UMKM tidak hanya dikenal oleh warga sekitar, tetapi juga oleh masyarakat luar yang melewati lokasi usaha tersebut.
Program kerja ini dilaksanakan di dua UMKM berbeda. Lokasi pertama adalah UMKM kue jajanan pasar yang memproduksi dan menjual berbagai jenis kue tradisional. UMKM ini memiliki potensi besar karena produknya diminati oleh berbagai kalangan, namun sebelumnya masih kurang dalam hal promosi. Dengan pemasangan banner, tampilan tempat usaha menjadi lebih menarik dan mudah dikenali oleh pembeli.

Lokasi kedua adalah UMKM yang bergerak di bidang pembuatan perangkap tikus. UMKM ini memiliki keunikan tersendiri karena produknya bersifat fungsional dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Namun, keterbatasan media promosi membuat usaha ini kurang dikenal secara luas. Melalui pemasangan banner di lokasi usaha, informasi mengenai produk perangkap tikus dapat tersampaikan dengan lebih jelas kepada masyarakat.

Selain memasang banner, Kelompok KKN Penengahan Raya juga membantu kedua UMKM tersebut dengan pembuatan media sosial sebagai sarana promosi digital. Media sosial dipilih karena dinilai efektif untuk menjangkau konsumen yang lebih luas serta mengikuti perkembangan pemasaran di era digital. Akun media sosial dibuat dengan mempertimbangkan identitas masing-masing UMKM agar sesuai dengan karakter produk yang ditawarkan.
Tidak hanya sebatas pembuatan akun, kelompok KKN juga turut membantu dalam pembuatan konten promosi. Konten yang dibuat meliputi foto produk, deskripsi singkat, serta informasi harga dan pemesanan. Konten tersebut diunggah secara menarik agar dapat meningkatkan ketertarikan dan interaksi dari pengguna media sosial, sehingga engagement UMKM dapat meningkat secara bertahap.
Selama pelaksanaan program kerja, pelaku UMKM menunjukkan antusiasme dan respon yang sangat positif. Mereka merasa terbantu dengan adanya banner dan media sosial yang dapat menunjang kegiatan pemasaran usaha. Melalui pendampingan yang dilakukan, pelaku UMKM juga mendapatkan pemahaman dasar mengenai pentingnya promosi, baik secara langsung maupun melalui media digital.
Dengan terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan ini, program kerja peningkatan engagement UMKM oleh Kelompok KKN Penengahan Raya dapat diselesaikan dengan baik dan lancar. Diharapkan, hasil dari program kerja ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku UMKM, meningkatkan penjualan, serta mendorong perkembangan usaha secara berkelanjutan di Desa Penengahan Raya.
