Gambar 1. Foto bersama dosen Universitas Lampung, ibu-ibu PKK, siswi SMPN SATAP 9 Pesawaran, serta mahasiswa KKN Unila dalam rangka kegiatan sosialisasi pencegahan stunting, pernikahan dini, dan pemanfaatan kulit salak menjadi teh
Memasuki hari ke-22 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Lampung melaksanakan rangkaian kegiatan sosialisasi dan edukasi yang bertempat di SMPN SATAP 9 Pesawaran. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Talang Mulya serta siswi-siswi SMPN SATAP 9 Pesawaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi pencegahan stunting dan pernikahan dini yang disampaikan oleh dosen-dosen Universitas Lampung. Materi yang diberikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi sejak dini, peran keluarga dalam mencegah stunting, serta dampak pernikahan dini terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelajar mengenai pentingnya perencanaan kehidupan yang sehat dan berkualitas.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan program kerja mahasiswa KKN berupa sosialisasi dan demonstrasi pembuatan teh dari kulit salak. Pada kegiatan ini, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai pemanfaatan limbah organik, khususnya kulit salak, yang dapat diolah menjadi produk bernilai guna dan ramah lingkungan.
Demonstrasi pembuatan teh kulit salak dilakukan secara langsung, mulai dari proses pembersihan bahan, pengeringan, hingga tahap penyeduhan. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan serta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait manfaat dan cara pengolahan bahan tersebut.
Melalui kegiatan pada hari ke-22 ini, diharapkan ibu-ibu PKK dan siswi-siswi SMPN SATAP 9 Pesawaran memperoleh tambahan pengetahuan terkait kesehatan, pencegahan stunting dan pernikahan dini, serta pemanfaatan limbah organik. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan generasi muda di Desa Talang Mulya.
