Pada hari ke-17 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), tepatnya pada 24 Januari 2026, mahasiswa KKN Desa Jatimulyo Kelompok 1 dan Kelompok 3 melaksanakan salah satu program kerja berupa sosialisasi kepada pelajar SMK Amal Bakti. Kegiatan ini mengangkat tema “Bahaya Seks Bebas dan Pernikahan Dini” sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan karakter dan masa depan generasi muda.

Program kerja ini merupakan hasil kolaborasi antar kelompok KKN, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan siswi mengenai risiko sosial, kesehatan, psikologis, serta hukum yang dapat timbul akibat perilaku seks bebas dan pernikahan dini. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di lingkungan SMK Amal Bakti dengan sasaran utama para remaja usia sekolah menengah kejuruan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian seks bebas, faktor-faktor penyebabnya, serta berbagai dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik dari sisi kesehatan reproduksi, psikologis, maupun sosial. Selanjutnya, pemateri juga menjelaskan tentang bahaya pernikahan dini, ditinjau dari beberapa sudut pandang, mulai dari kesehatan, kesiapan mental, pendidikan, hingga aspek ekonomi.

Selain itu, dalam sosialisasi ini turut disampaikan pandangan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pernikahan dini serta perlindungan terhadap anak dan remaja. Penyampaian materi ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa bahwa tindakan tersebut tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum dan sosial yang luas.

Untuk menciptakan suasana yang interaktif dan tidak membosankan, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif (game) serta sesi tanya jawab. Siswa dan siswi SMK Amal Bakti tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan dan mengajukan pendapat seputar materi yang telah disampaikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap para siswa dapat lebih bijak dalam pergaulan, memahami pentingnya menjaga diri, serta memiliki kesadaran akan perencanaan masa depan yang lebih baik. Sosialisasi ini juga menjadi salah satu upaya preventif untuk menekan angka perilaku berisiko di kalangan remaja, khususnya di wilayah Desa Jatimulyo.

Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari pihak sekolah maupun peserta. Program kerja ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda yang bertanggung jawab dan berakhlak baik.
