
KOTA KARANG, BANDAR LAMPUNG – Hari kedua puluh delapan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kamis (5/2/2026), Kelompok KKN Universitas Lampung (UNILA) Kota Karang berfokus pada penyelesaian dan penyempurnaan inovasi teknologi tepat guna yang telah kami kerjakan: alat sensor tinggi badan (TB) pendeteksi stunting. Alat ini sedang dipersiapkan untuk diserahkan secara resmi sebagai aset berkelanjutan bagi Posyandu setempat.
Kami melakukan perbaikan dan penyempurnaan menyeluruh pada prototipe alat. Penyempurnaan meliputi peningkatan akurasi dan responsivitas sensor, perbaikan dan pengecatan ulang bodi alat agar lebih awet dan menarik, serta penambahan tulisan atau label yang mencantumkan hak paten atau hak cipta sebagai bentuk pengakuan atas kekayaan intelektual karya mahasiswa. Tujuannya adalah memastikan alat siap pakai, fungsional, dan memiliki nilai kelembagaan yang jelas.
Seluruh proses finalisasi alat dilakukan di posko KKN Kelurahan Kota Karang pada hari Kamis, 5 Februari 2026. Rencananya, alat yang sudah jadi akan diserahkan kepada Posyandu di wilayah tersebut.
Kegiatan ini melibatkan anggota tim riset dan teknologi Kelompok KKN UNILA Kota Karang, terutama yang memiliki kompetensi di bidang elektronika, desain, dan engineering. Kami bekerja secara kolaboratif untuk memastikan setiap detail alat berfungsi optimal.
Penyempurnaan teknis memastikan keandalan dan keakuratan alat saat digunakan oleh kader posyandu nantinya, sehingga data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan. Sementara, pencantuman hak paten atau pernyataan ciptaan merupakan langkah penting dalam mendokumentasikan kekayaan intelektual, memberikan pengakuan atas kerja keras dan inovasi mahasiswa, serta melindungi karya tersebut agar dapat dikembangkan lebih lanjut oleh pihak universitas atau pemerintah daerah.
Tim bekerja dengan teliti dan metodis. Kami melakukan testing ulang sensor, memperbaiki kode pemrograman, merakit ulang komponen dengan lebih rapi, serta memberikan finishing cat yang lebih baik. Pencantuman label hak paten dilakukan dengan memastikan penempatan dan informasinya jelas dan resmi.
Dengan disempurnakannya alat sensor deteksi stunting ini, KKN UNILA Kota Karang tidak hanya meninggalkan program kerja, tetapi juga sebuah aset teknologi fungsional dan terukur yang siap digunakan untuk mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya pemantauan dan pencegahan stunting di Kelurahan Kota Karang secara berkelanjutan.
