Kemiling Permai, 24 Januari 2025 – Kegiatan gotong royong membersihkan tanah yang mengendap di sepanjang talut Ragom Gawi oleh masyarakat sekitar dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung dilaksanakan sebagai upaya menjaga fungsi saluran air serta meningkatkan kualitas lingkungan sekitar. Aktivitas yang dipusatkan pada pengangkatan endapan tanah ini secara strategis bertujuan untuk mengembalikan kapasitas tampung dan aliran talut, sehingga dapat meminimalkan risiko genangan dan banjir pada musim hujan yang kerap melanda wilayah tersebut. Proses pembersihan dilakukan secara sistematis dengan metode rantai manusia, di mana tanah diangkat dari dalam talut menggunakan ember dan sekop, kemudian dimuat ke dalam karung untuk dibuang di lokasi yang telah ditentukan, menunjukkan sinergi yang efektif antara tenaga, alat sederhana, dan manajemen sampah tanah yang terorganisir.
Kolaborasi ini tidak hanya berdampak pada aspek teknis hidrologis, tetapi juga memberikan penguatan pada dimensi sosial-lingkungan. Melalui aksi fisik bersama, tercipta dialog intergenerasi antara mahasiswa dan warga tentang teknik konservasi air sederhana dan pentingnya pemeliharaan berkala infrastruktur publik. Kegiatan tersebut secara nyata meningkatkan kebersihan dan kerapian lingkungan, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif serta rasa kepemilikan (sense of belonging) masyarakat terhadap fasilitas lingkungan yang menjadi penopang sistem drainase permukiman mereka. Pembersihan endapan tanah di sepanjang talut Ragom Gawi juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung keberlanjutan fungsi infrastruktur lingkungan, serta secara praktis merevitalisasi dan memperkuat nilai gotong royong sebagai bagian dari budaya sosial masyarakat setempat yang mulai terkikis. Keberhasilan aksi ini diharapkan dapat menjadi model partisipatif yang inspiratif bagi wilayah lain, sekaligus menanamkan mindset preventif dalam pengelolaan risiko bencana banjir berbasis komunitas.
