Hari ke-28 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kami awali dengan kegiatan yang melibatkan langsung lingkungan sekitar. Sejak pagi hari, kami sudah berkumpul dengan semangat untuk menjalankan agenda yang telah disusun. Hari ini terasa cukup padat karena berisi kegiatan fisik, administratif, sekaligus persiapan penutup KKN. Meski lelah mulai terasa, kami tetap antusias menjalani setiap rangkaian kegiatan. Kebersamaan menjadi hal yang paling terasa sepanjang hari.
Pagi hari kami memulai kegiatan dengan aksi bersih lingkungan yang dilaksanakan di area pemakaman umum depan Askhaa Jaya. Dengan membawa peralatan sederhana, kami bersama-sama membersihkan area sekitar pemakaman. Sampah-sampah yang berserakan dikumpulkan, rumput liar dirapikan, dan lingkungan sekitar ditata agar terlihat lebih bersih. Kegiatan ini dilakukan dengan penuh kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Suasana kerja terasa ringan karena dilakukan bersama-sama.

Saat aksi bersih lingkungan berlangsung, kami membersihkan area secara bergantian dan saling membantu. Kondisi cuaca yang cukup panas tidak menghentikan kegiatan yang sedang berjalan. Suasana tetap terasa santai karena kami bekerja sambil berinteraksi satu sama lain. Kegiatan ini berjalan lancar hingga area sekitar terlihat lebih bersih. Kebersamaan selama kegiatan menjadi bagian yang paling terasa.
Setelah kegiatan bersih lingkungan selesai, kami melanjutkan agenda berikutnya, yaitu Pengesahan program kerja terakhir. Program kerja tersebut adalah peta mitigasi bencana yang telah kami susun dan rapikan sebelumnya. Proses pengesahan ini menjadi momen penting karena menandai selesainya seluruh program kerja kami karna progja peta adalah program terakhir sekaligus program utama kami selama KKN. Kami merasa lega sekaligus bangga karena program tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik. Momen ini menjadi penutup dari rangkaian kerja panjang yang telah kami lalui.

Pengesahan peta mitigasi bencana dilakukan dengan penuh perhatian terhadap detail yang telah disepakati sebelumnya. Kami memastikan bahwa isi peta sudah sesuai dengan kondisi lapangan dan dapat dipahami oleh masyarakat. Diskusi singkat juga dilakukan untuk memastikan tidak ada informasi yang terlewat. Proses ini mengajarkan kami pentingnya ketelitian dalam sebuah program yang bersifat jangka panjang. Dari sini, kami belajar bahwa hasil kerja tim memiliki tanggung jawab besar bagi lingkungan sekitar..
Menjelang siang, kegiatan kami jeda sementara. Kami beristirahat singkat sebelum melanjutkan agenda berikutnya. Waktu tersebut digunakan untuk istirahat dan makan setelah aktivitas sejak pagi. Pada waktu tersebut, kami membahas rencana pemesanan hadiah dan plakat untuk acara perpisahan. Pembahasan ini dilakukan agar persiapan acara perpisahan dapat berjalan lebih terarah.

Sore hari, kami kembali berkumpul untuk melanjutkan agenda persiapan acara perpisahan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pemasangan tenda di Mushola An Nur. Proses pemasangan tenda dilakukan secara gotong royong agar dapat selesai tepat waktu. Meski cukup menguras tenaga, kegiatan ini berjalan lancar karena dilakukan bersama-sama. Kebersamaan kembali menjadi kunci utama dalam setiap langkah.
Saat pemasangan tenda berlangsung, kami bekerja bareng tanpa banyak arahan. Ada yang memegang tiang, ada yang menarik terpal, dan ada juga yang memastikan posisi tenda sudah pas. Pekerjaan dilakukan pelan-pelan tapi terus berjalan. Di tengah kegiatan, obrolan ringan dan candaan tetap muncul. Suasana sore itu terasa akrab dan berjalan dengan lancar.
Hari ke-28 pun kami tutup dengan rasa syukur dan kebersamaan. Dari aksi bersih lingkungan, pengesahan program kerja, hingga persiapan perpisahan, semua kegiatan kami jalani dengan penuh tanggung jawab. Hari ini menjadi pengingat bahwa KKN bukan hanya tentang program, tetapi juga tentang proses dan kebersamaan. Setiap langkah kecil yang kami lakukan menjadi bagian dari cerita besar selama KKN di Segala Mider. Kami menutup hari dengan harapan agar seluruh agenda selanjutnya dapat berjalan lancar.
