Bandar Lampung, 15 Januari 2026 — Memasuki satu minggu perjalanan KKN di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kelompok Nunyai 2 mulai melangkah ke tahap eksekusi program kerja yang lebih teknis. Hari ini fokus kami terbagi antara manajemen limbah organik dan penguatan strategi pendampingan UMKM.
Koordinasi Pagi Bersama Ibu Lurah
Pagi hari kami awali dengan kedisiplinan rutin, yakni melakukan absensi di Kantor Kelurahan pada pukul 07.30 WIB. Momen ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga kami manfaatkan untuk berdiskusi langsung dengan Ibu Lurah, Nurmala Sari, S.E.
Dalam diskusi hangat tersebut, kami melaporkan progres kegiatan harian serta berkonsultasi mengenai detail pelaksanaan program kerja agar tetap selaras dengan visi kelurahan. Arahan dari Ibu Lurah sangat membantu kami dalam menjaga ritme kerja kelompok agar tetap produktif dan tepat sasaran.
Inisiasi Program Maggot: Solusi Sampah Organik
Salah satu agenda besar kami hari ini adalah persiapan Pengembangbiakan Maggot (BSF) sebagai solusi penanganan sampah organik di lingkungan. Kami telah melengkapi berbagai kebutuhan teknis, mulai dari pembelian alat-alat pendukung hingga pengadaan telur maggot.
Proses ini memerlukan ketelitian ekstra. Telur-telur maggot ini membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk berkembang hingga siap melakukan tugas utamanya, yaitu mengurai sampah organik. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk melakukan pemantauan intensif setiap harinya guna memastikan suhu, kelembapan, dan medianya tetap terjaga agar pengembangbiakan berjalan sukses.
Akselerasi Program Digitalisasi UMKM
Selain fokus pada lingkungan, kami juga mengadakan sesi diskusi internal untuk memperbarui (update) progres program kerja UMKM. Kami mengevaluasi data yang telah dikumpulkan dari kunjungan ke pengrajin Tapis dan pelaku usaha lainnya di wilayah Pak Zulwan (RT 06).
Tujuan utama kami adalah memastikan bahwa bantuan digitalisasi yang kami berikan—seperti pembuatan website, Google Maps, dan WhatsApp Business—bukan hanya sekadar formalitas, melainkan benar-benar fungsional dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pemilik usaha.
