Pada hari Kamis, 15 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pendampingan di Posyandu Kenangan 1. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk partisipasi aktif mahasiswa dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan balita, ibu hamil, dan lansia. Kehadiran mahasiswa KKN di posyandu bertujuan untuk membantu kelancaran kegiatan sekaligus menambah wawasan dan kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat di lingkungan desa.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan persiapan bersama kader posyandu. Mahasiswa KKN membantu menyiapkan sarana dan prasarana posyandu, seperti penataan meja pelayanan, alat timbang balita, buku pencatatan, serta perlengkapan administrasi. Setelah persiapan selesai, mahasiswa turut membantu proses pelayanan kepada masyarakat yang hadir, terutama dalam kegiatan penimbangan balita, pencatatan data pertumbuhan, serta membantu mengarahkan ibu dan anak agar kegiatan berjalan tertib dan teratur.
Selain membantu balita, mahasiswa KKN juga ikut mendampingi pelayanan untuk ibu hamil. Pendampingan ini meliputi membantu pencatatan data ibu hamil, mengarahkan alur pemeriksaan, serta membantu kader posyandu dalam memberikan edukasi sederhana terkait pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Edukasi yang disampaikan menekankan pada pentingnya asupan gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Kegiatan posyandu juga melibatkan pelayanan untuk lansia. Mahasiswa KKN membantu mengarahkan lansia yang hadir serta mendukung proses pendataan dan pemeriksaan kesehatan dasar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung pentingnya peran posyandu sebagai sarana pelayanan kesehatan terpadu bagi seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN juga ikut membantu menyampaikan edukasi terkait pencegahan stunting kepada masyarakat yang hadir. Edukasi ini disampaikan secara sederhana dan komunikatif, dengan menekankan bahwa stunting dapat dicegah melalui pemenuhan gizi yang cukup, pola asuh yang baik, serta pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah dijangkau. Mahasiswa menjelaskan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal sejak usia dini.
Selama kegiatan berlangsung, antusiasme masyarakat cukup tinggi, terlihat dari partisipasi aktif ibu-ibu yang datang ke posyandu serta keterbukaan mereka dalam menerima informasi yang disampaikan. Kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara kader posyandu, tenaga kesehatan, dan mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai pelaksanaan program kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Dengan dilaksanakannya kegiatan pendampingan di Posyandu Kenangan 1, diharapkan keberadaan mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan balita, ibu hamil, dan lansia sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
