
Pada hari kedelapan belas pelaksanaan KKN, kami melaksanakan kegiatan membantu pembuatan QRIS bagi pelaku UMKM di Desa Sidodadi Asri. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung proses digitalisasi UMKM desa serta memberikan kemudahan dalam sistem pembayaran non-tunai yang semakin banyak digunakan oleh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pendataan dan pendekatan kepada beberapa pelaku UMKM yang bersedia dan membutuhkan pendampingan dalam pembuatan QRIS. Sebelum proses pendaftaran dimulai, kami terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai apa itu QRIS, manfaat penggunaannya dalam kegiatan usaha, serta kelebihan sistem pembayaran digital dalam meningkatkan efisiensi dan kenyamanan transaksi bagi penjual maupun pembeli.
Selanjutnya, kami mendampingi pelaku UMKM dalam proses pembuatan QRIS secara langsung. Pendampingan dilakukan mulai dari pengisian data usaha, pengunggahan dokumen yang diperlukan, hingga proses verifikasi sesuai dengan ketentuan penyedia layanan. Selama proses berlangsung, kami juga memberikan arahan teknis terkait penggunaan QRIS, seperti cara menerima pembayaran, memastikan transaksi berhasil, serta cara menyimpan dan menampilkan kode QR agar mudah diakses oleh konsumen.
Dalam pelaksanaannya, beberapa pelaku UMKM masih mengalami kendala, terutama dalam penggunaan perangkat digital dan pemahaman teknis aplikasi. Oleh karena itu, kami membantu secara bertahap dan sabar agar setiap pelaku UMKM dapat memahami proses pembuatan dan penggunaan QRIS dengan baik. Kegiatan ini mendapat respon yang positif dan antusias dari para pelaku UMKM karena dirasa sangat membantu kegiatan usaha mereka.
Melalui kegiatan membantu pembuatan QRIS UMKM ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Sidodadi Asri dapat lebih siap mengikuti perkembangan teknologi pembayaran digital serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung penguatan ekonomi lokal berbasis digital di Desa Sidodadi Asri.
