.
Pada Sabtu, 17 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Dusun Kaliasin IV, Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini berfokus pada sosialisasi mengenai stunting dan demam berdarah dengue (DBD) serta membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu Kenanga 2.

Sebelum kegiatan dimulai, kelompok KKN terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan para kader Posyandu Kenanga 2 untuk memahami alur kegiatan dan kebutuhan pelayanan yang diperlukan. Koordinasi ini bertujuan agar mahasiswa dapat berperan secara efektif selama kegiatan berlangsung.
Selama pelaksanaan Posyandu, mahasiswa KKN terlibat langsung dalam mendukung berbagai tahapan pelayanan, seperti pendampingan ibu dan balita, membantu pencatatan data, serta membantu proses penimbangan dan pengukuran pertumbuhan anak dan lansia. Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan sosialisasi singkat kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting serta upaya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah DBD.

Kegiatan Posyandu Kenanga 2 berjalan dengan tertib dan lancar berkat kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN, kader posyandu, dan masyarakat Dusun Kaliasin IV. Antusiasme dan partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan kesadaran yang baik akan pentingnya pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa.
Selain kegiatan posyandu, mahasiswa KKN juga melakukan kunjungan ke Klinik & Rumah Sunat Ar-Royyan Natar yang berlokasi di Kaliasin 2 dalam rangka kegiatan donor darah. Pada kesempatan ini, mahasiswa melakukan wawancara singkat dengan pihak penyelenggara dan pendonor darah.
Berdasarkan hasil wawancara, tujuan utama Klinik & Rumah Sunat Ar-Royyan Natar mengadakan kegiatan donor darah adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama. Kegiatan donor darah ini dinilai memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, baik bagi pendonor yang dapat menjaga kesehatan tubuhnya melalui donor darah rutin, maupun bagi penerima darah yang membutuhkan untuk keperluan medis.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan donor darah tergolong baik. Hal ini terlihat dari partisipasi warga yang datang secara sukarela untuk mendonorkan darahnya serta dukungan masyarakat sekitar terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN memperoleh pengalaman langsung dalam mendukung program kesehatan masyarakat, meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan masyarakat, serta memperluas wawasan mengenai pentingnya peran aktif mahasiswa dalam kegiatan sosial dan kesehatan di lingkungan desa.
